Kebakaran di Masjid Istiqlal Berhasil Dipadamkan, Tim Damkar Pastikan Kondisi Aman Bagi Jemaah
Kebakaran Masjid Istiqlal Padam, Kondisi Aman Bagi Jemaah

Kebakaran di Masjid Istiqlal Berhasil Dipadamkan, Tim Damkar Pastikan Kondisi Aman Bagi Jemaah

Sebuah insiden kebakaran terjadi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Rabu malam tanggal 18 Februari 2026. Peristiwa ini berlangsung saat jemaah sedang melaksanakan salat Tarawih perdana di bulan Ramadan 1447 Hijriah. Berdasarkan informasi dari petugas, api berhasil dipadamkan dengan cepat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Operasi Pemadaman yang Cepat dan Efektif

Tim pemadam kebakaran (Damkar) menerima laporan mengenai kebakaran sekitar pukul 20.16 WIB. Petugas segera tiba di lokasi yang berada di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dalam waktu singkat, operasi pemadaman dimulai hanya satu menit setelah kedatangan mereka.

Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian dengan total 36 personel yang terlibat. Api berhasil dilokalisir pada pukul 20.25 WIB dan proses pendinginan dilakukan mulai pukul 20.30 WIB. Command Center Damkar menyatakan bahwa pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 20.37 WIB dengan status hijau yang menandakan kondisi sudah aman.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Asal Api dari Ruang Server CCTV

Petugas Pemadam Kebakaran Unit Pos Istiqlal, Muhammad Ramdan, mengungkapkan bahwa kebakaran diketahui berasal dari ruang server CCTV Masjid Istiqlal. Laporan awal diterima setelah petugas keamanan masjid mendatangi pos pemadam yang berada di lingkungan masjid sekitar pukul 20.40 WIB.

"Tadi pihak security dari Masjid Istiqlal datang ke pos kita, menginformasikan bahwa ada terjadi kebakaran di ruang CCTV," ujar Ramdan di lokasi kejadian.

Saat petugas tiba di titik kejadian, ruangan server CCTV tersebut telah dipenuhi asap tebal dan masih terdapat satu titik api yang menyala di bagian bawah. Kondisi ini mengharuskan petugas menggunakan alat pelindung diri lengkap serta alat bantu pernapasan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA).

"Ketika kita datang sudah dipenuhi dengan asap, namun masih ada satu titik api di bawah masih menyala. Kita tidak bisa masuk tanpa alat pernapasan, makanya pakai SCBA," jelas Ramdan.

Kondisi Aman dan Penyelidikan Berlanjut

Meskipun kebakaran terjadi saat kegiatan keagamaan berlangsung, situasi tetap terkendali berkat respons cepat dari tim Damkar. Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, hadir menjadi penceramah dalam salat Tarawih tersebut dan tidak ada gangguan signifikan terhadap kegiatan ibadah.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak terkait. Tim Damkar memastikan bahwa kondisi Masjid Istiqlal sudah aman bagi jemaah dan kegiatan keagamaan dapat berjalan normal setelah insiden ini.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran di tempat-tempat ibadah, terutama selama bulan Ramadan ketika aktivitas keagamaan meningkat secara signifikan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga