Kebakaran Hanguskan Toko Servis Elektronik dan Rumah di Bogor, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Sebuah insiden kebakaran melanda sebuah toko servis elektronik dan rumah tinggal di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB dan diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.
Api Bermula dari Basement Toko Elektronik
Menurut keterangan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, yang disampaikan pada Sabtu (11/4/2026), objek yang terbakar adalah rumah tinggal dan toko elektronik. Sumber api atau penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Api mulanya berawal dari toko servis elektronik yang terletak di lantai basement bangunan tersebut.
"Yang tiba-tiba mengeluarkan api dari tumpukan TV dan Styrofoam. Awalnya warga mendengar ledakan dari lantai bawah dan mengeceknya, ternyata api sudah besar," jelas Yudi Santosa. Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya yang mereka miliki, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil yang signifikan.
Tim Damkar Bertindak Cepat
Karena api semakin membesar, warga kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar Sektor Babakan Madang segera meluncur ke lokasi kejadian dan tiba di tempat pada pukul 23.17 WIB. Proses penanganan kebakaran dilakukan selama lebih dari satu jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Yudi Santosa menegaskan bahwa dalam insiden kebakaran ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. "Situasi akhir api berhasil dipadamkan, proses pemadaman berjalan dengan baik. Selesai penanganan pukul 01.00 WIB (dini hari tadi)," ujar Yudi. Meskipun kerusakan material terjadi pada bangunan toko dan rumah, keberhasilan pemadaman tanpa korban jiwa menjadi kabar yang menggembirakan bagi masyarakat setempat.
Insiden ini mengingatkan pentingnya kesadaran akan keamanan instalasi listrik, terutama di tempat-tempat yang menyimpan barang elektronik dalam jumlah banyak. Pemerintah setempat melalui dinas terkait diharapkan dapat memberikan sosialisasi lebih lanjut untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.



