Gerbong Kereta Hancur Parah Usai Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Gerbong Kereta Hancur Usai Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

Kecelakaan hebat melibatkan kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin malam. Insiden tersebut mengakibatkan gerbong kereta hancur parah.

Kondisi di Lokasi Kejadian

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa, 28 April 2026, ambulans masih terlihat lalu lalang di sekitar Stasiun Bekasi Timur. Sejumlah petugas kepolisian berjaga di area kejadian. Petugas gabungan tampak berada di dalam gerbong KRL yang ringsek parah, dengan beberapa bagian gerbong retak dan pecahan kaca berserakan di mana-mana.

Bagian depan kereta jarak jauh masih menancap tembus ke gerbong KRL. Proses evakuasi telah berlangsung selama sembilan jam, dan petugas masih berupaya mengevakuasi korban.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Data Korban

Berdasarkan papan informasi di lokasi, tercatat 53 korban dalam insiden ini. Tiga orang di antaranya meninggal dunia, yaitu:

  • Nuryati, perempuan, 62 tahun
  • Enggar Retno K, perempuan, 35 tahun
  • Nurlaela, perempuan, 30 tahun

Sementara itu, 50 korban lainnya mengalami luka-luka. Beberapa di antaranya telah dirujuk ke rumah sakit lain, dan sebagian sudah diperbolehkan pulang. Berikut daftar korban luka:

  1. Desvita, perempuan, 56 tahun
  2. Ahmad Nur Syahril, laki-laki, 28 tahun
  3. Subur Sagita, laki-laki, 51 tahun
  4. Shovy Salsabila, perempuan, 24 tahun
  5. Siti Maryam, perempuan, 37 tahun
  6. Rivan Mandara, laki-laki, 32 tahun
  7. Anggita R. Utami, perempuan, 36 tahun
  8. Hari Septiansah, laki-laki, 27 tahun
  9. Dwi Apriliana, perempuan, 30 tahun
  10. Ratri Intan A, perempuan, 26 tahun
  11. Andi Saputra, laki-laki, 30 tahun (sudah pulang)
  12. Sansan Sarifah, perempuan, 29 tahun
  13. Dinasti Kusuma W, perempuan, 24 tahun
  14. Yuliana, perempuan, 30 tahun
  15. Ira Indira Putri, perempuan, 28 tahun
  16. Hari Septiyansyah, laki-laki, 30 tahun
  17. R. Rustiati, perempuan, 55 tahun
  18. Amalia Hasanah Ulfa, perempuan, 31 tahun
  19. Vira Oktaviani Putri, perempuan, 27 tahun (dirujuk ke RS Mitra Plumbon)
  20. Yuliana Nur Pratama, perempuan, 24 tahun (dirujuk ke RS Siloam)
  21. Nuryati, perempuan, 41 tahun
  22. Nuriah Indah Rahmati, perempuan, 21 tahun
  23. Fitria Husni, perempuan, 26 tahun
  24. Anggita, perempuan, 36 tahun
  25. Leni Julianti, perempuan, 33 tahun
  26. Purwanti, perempuan, 54 tahun
  27. Yunita Endang, perempuan, 41 tahun
  28. A. Regita, perempuan, 29 tahun
  29. Subandi, laki-laki, 42 tahun
  30. Muchlis, laki-laki, 30 tahun
  31. Riki, laki-laki, 25 tahun
  32. Alivia, perempuan, 25 tahun
  33. Dewi Sagita, perempuan, 29 tahun
  34. Stevani Sofia, perempuan, 22 tahun
  35. Eri Rustiati, perempuan, 55 tahun
  36. Ester Rajagukguk, perempuan, 27 tahun
  37. M. Anwar, laki-laki, 30 tahun
  38. Laili, laki-laki, 26 tahun
  39. Rivan, laki-laki, 32 tahun
  40. Ayunda R, perempuan, 24 tahun
  41. Mustika Ayu Pujiana, perempuan, 43 tahun
  42. Suryati, perempuan, 51 tahun
  43. Evi, perempuan, 52 tahun
  44. Shofie, perempuan, 24 tahun
  45. Iie Suendi, laki-laki, 42 tahun
  46. Dewi Suryani, perempuan, 35 tahun
  47. Despita, perempuan, 48 tahun
  48. Choirunnisa R, perempuan, 25 tahun
  49. Rista Triana, perempuan, 35 tahun (sudah pulang)
  50. Pamilang Rani Situmorang, perempuan, 32 tahun

Pernyataan KAI

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa secara keseluruhan, jumlah korban meninggal dunia dalam insiden ini mencapai lima orang. Selain itu, masih ada tiga korban yang terjepit di reruntuhan.

"Update dari korban pada saat ini meninggal dunia itu lima. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar tiga," ujar Bobby kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa, 28 April 2026.

"Dan yang sudah observasi di rumah sakit itu berjumlah 79. Rumah sakitnya ada sembilan RS," tambahnya.

Proses evakuasi masih terus dilakukan oleh petugas gabungan. Sebanyak tiga korban yang sempat terjepit berhasil dievakuasi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga