Duka di Stasiun Bekasi Timur, 16 Korban Kecelakaan KRL Dihujani Doa dan Karangan Bunga
Duka di Stasiun Bekasi Timur, 16 Korban KRL Dihujani Doa

Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi saksi duka mendalam pada Jumat (1/5/2026). Rangkaian buket bunga berjajar rapi di salah satu titik stasiun, ditempatkan oleh masyarakat yang sengaja datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada 16 korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di stasiun tersebut.

Suasana Haru di Stasiun Bekasi Timur

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas penumpang mulai berangsur normal pasca kecelakaan yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026. Namun, pemandangan berbeda terlihat di sudut stasiun. Beragam jenis bunga, mulai dari mawar hingga krisan, tersusun rapi di lantai dan di atas meja. Beberapa buket dilengkapi kartu ucapan dan kertas berisi doa-doa tulisan tangan yang diselipkan di antara rangkaian bunga. Sebuah figura foto yang menampilkan wajah 16 korban juga dipajang di tengah tumpukan bunga.

Suasana haru menyelimuti saat masyarakat meletakkan bunga. Tidak sedikit yang tak kuasa menahan tangis sambil memanjatkan doa bagi para korban.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Warga Datang dari Jauh untuk Berempati

Siti Nurkhalifah, seorang pekerja yang sengaja datang dari Babelan, Bekasi, mengaku merasa sedih meski tidak mengenal satu pun korban. “Setiap videonya lewat di media sosial atau berita, bawaannya ingin menangis,” ujarnya. Sebagai sesama pekerja yang kerap pulang pergi naik kereta, ia merasakan kesedihan mendalam. “Harusnya orang pulang kerja pulangnya ke rumah, malah ke pangkuan Allah,” tambahnya.

Siti meletakkan buket bunga dan mengirimkan doa Al-Fatihah untuk seluruh korban. Ia berharap mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Sang Pencipta dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta rezeki berlipat.

Penghormatan dari Masyarakat

Kejadian nahas ini menyisakan duka yang mendalam. Masyarakat dari berbagai kalangan terus berdatangan untuk memberikan penghormatan. Selain bunga, doa-doa mengalir deras bagi 16 jiwa yang melayang. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan perjalanan kereta api.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga