Dua Korban Luka Ringan Akibat Toyota Calya Hitam Ugal-ugalan di Gunung Sahari
Insiden berbahaya terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, ketika sebuah Toyota Calya hitam berkendara secara ugal-ugalan dan melawan arus pada Rabu (25/2/2026). Aksi nekat ini mengakibatkan dua pengendara lain menjadi korban, meskipun keduanya hanya mengalami luka ringan dan telah dipulangkan dari perawatan.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengonfirmasi bahwa kedua korban dalam kondisi stabil. "Sementara yang kita deteksi ada dua. Dua-duanya sudah pulang, luka ringan," ujarnya saat dihubungi pada Kamis (26/2/2026). Selain korban luka, insiden ini juga menimbulkan kerugian materiil berupa kerusakan pada mobil dan motor akibat serempetan selama aksi ugal-ugalan tersebut.
Sopir Ditangkap dan Ditetapkan sebagai Tersangka
Polisi berhasil mengamankan sopir Toyota Calya hitam yang diketahui bernama Hafiz Mahendra (24). Awalnya hanya sebagai pelanggar, kini ia telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan ini. "Pertama diawali dari pelanggar, sekarang tersangka kasus kecelakaan," jelas Komarudin.
Hafiz Mahendra dijerat dengan Pasal 311 ayat 1, 2, dan 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Pasal-pasal ini mencakup tindakan pengemudi yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, menimbulkan kerugian materiil, hingga menyebabkan korban luka. Selain itu, polisi menemukan kejanggalan lain di dalam mobil, termasuk empat pasang pelat nomor berbeda, dua senjata tajam, dan satu senjata api mainan, yang kini sedang diselidiki lebih lanjut oleh Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
Kronologi Aksi Ugal-ugalan yang Terekam Dashcam
Berdasarkan penuturan Komarudin, kronologi kejadian dimulai ketika petugas patroli mendapati perilaku tidak lazim dari pengendara Toyota Calya di kawasan padat Jakarta Pusat pada sore hari. Kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai.
Beberapa momen kritis terekam dalam dashcam mobil patroli polisi:
- Di Gunung Sahari 5, yang merupakan jalur satu arah dari Bungur ke Pasar Baru, sopir menerobos dengan sembrono, menyebabkan beberapa kendaraan tersenggol.
- Dari perempatan Pasar Baru, mobil masuk ke Jalan Budi Utomo dan mengambil lajur kanan yang jelas melawan arus.
- Di tengah jalan, sopir melakukan putar balik sembarangan, lalu melaju ke arah Gunung Sahari menuju Ancol.
- Saat lampu merah di Pintu Besi, pelaku kembali memutar balik di jalur yang sama, menciptakan situasi berbahaya "ketemu kepala sama kepala" dengan kendaraan lain.
Petugas terus mengikuti dan memberikan tanda isyarat kepada pengendara lain untuk berhati-hati, sebelum akhirnya berhasil menghentikan dan mengamankan kendaraan beserta pengemudinya. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, menegaskan bahwa pengemudi dan satu orang penumpang telah diamankan, serta mobilnya dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Insiden ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas di tengah kepadatan ibu kota. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu berkendara dengan tertib guna mencegah kecelakaan serupa di masa depan.



