BMKG Jelaskan Pemicu Gempa Bitung Magnitudo 7,6 yang Guncang Sulawesi Utara
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 7,6 terjadi di barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada Kamis (2/4/2026) pagi pukul 05.48.14 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa ini disebabkan oleh aktivitas deformasi kerak bumi.
Analisis Mekanisme dan Dampak Getaran
Pelaksana Tugas Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault," ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Getaran gempa dirasakan di berbagai daerah dengan intensitas berbeda-beda:
- Kota Ternate: Intensitas V-VI MMI, menyebabkan plester dinding jatuh dan kerusakan ringan.
- Kecamatan Ibu: Intensitas V MMI, membuat banyak orang terbangun.
- Kota Manado: Intensitas IV-V MMI, getaran dirasakan hampir semua penduduk.
- Gorontalo, Bone Bolango, Gorontalo Utara: Intensitas III MMI, getaran terasa seperti truk berlalu.
- Kabupaten Boalemo dan Pohuwato: Intensitas II-III MMI, benda ringan bergoyang.
Potensi Tsunami dan Aktivitas Susulan
Hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa ini berpotensi memicu tsunami. Status siaga diterapkan di Kota Ternate, Halmahera, Kota Tidore, Kota Bitung, serta beberapa wilayah di Minahasa. Sementara itu, status waspada berlaku untuk Kepulauan Sangihe dan daerah lainnya.
Berdasarkan pemantauan tinggi muka air laut, tsunami telah terdeteksi di beberapa titik:
- Halmahera Barat: pukul 06.08 WIB, ketinggian 0,30 meter.
- Bitung: pukul 06.15 WIB, ketinggian 0,20 meter.
- Sidangoli: pukul 06.16 WIB, ketinggian 0,35 meter.
- Minahasa Utara: pukul 06.18 WIB, ketinggian 0,75 meter.
- Belang: pukul 06.36 WIB, ketinggian 0,68 meter.
Hingga pukul 06.50 WIB, tercatat 11 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar M5,5. BMKG mengimbau masyarakat untuk hanya mengikuti informasi resmi dari kanal komunikasi terverifikasi mereka.
Detail Parameter Gempa
Episenter gempa terletak pada koordinat 1,25° LU, 126,27° BT, atau sekitar 129 kilometer arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 33 kilometer. Kerusakan akibat gempa masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.



