Penampakan Barang Korban Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bisa Diambil
Barang Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Bisa Diambil

KAI Commuter masih menyimpan barang-barang bawaan penumpang yang menjadi korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Barang-barang tersebut disimpan di stasiun tersebut dan dapat diambil oleh keluarga atau kerabat korban.

Barang yang Disimpan

Berdasarkan pantauan, barang-barang yang diamankan sangat bervariasi, mulai dari sepatu, sandal, telepon genggam, koper, headphone, jam tangan, tas, hingga botol minuman. Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan menyatakan bahwa total barang yang ditemukan sebanyak 113 buah. Sebanyak 47 barang telah diserahkan kepada pemiliknya, sehingga masih tersisa 66 barang yang belum diambil.

Cara Mengambil Barang

Leza menjelaskan bahwa keluarga atau kerabat yang merasa kehilangan barang dapat datang langsung ke Stasiun Bekasi Timur dan menghubungi layanan Lost and Found. Posko informasi juga telah didirikan untuk memudahkan proses pengambilan. Calon pengambil harus menunjukkan kartu identitas, seperti Kartu Keluarga (KK) atau KTP. Untuk barang berupa ponsel, petugas akan memverifikasi dengan menghubungi nomor yang bersangkutan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Suasana Duka di Stasiun Bekasi Timur

Pada Jumat, 1 Mei 2026, rangkaian buket bunga berjajar di salah satu titik Stasiun Bekasi Timur sebagai penghormatan kepada 16 korban meninggal dalam insiden tabrakan yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026. Masyarakat sengaja datang untuk meletakkan bunga dan mendoakan para korban. Beragam bunga seperti mawar dan krisan tersusun rapi, disertai kartu ucapan dan doa tulisan tangan. Sebuah figura foto yang menampilkan wajah 16 korban juga dipajang di antara tumpukan bunga.

Kesaksian Warga

Siti Nurkhalifah, warga Babelan, Bekasi, sengaja datang untuk memberikan penghormatan meski tidak mengenal korban. Ia mengaku sedih melihat peristiwa nahas tersebut. "Setiap videonya lewat di media sosial atau berita bawaannya ingin menangis," ujarnya. Sebagai pekerja yang kerap menggunakan kereta, ia merasa empati mendalam. "Harusnya orang pulang kerja pulangnya ke rumah, malah ke pangkuan Allah," tambahnya. Siti juga mengirimkan doa Al-Fatihah untuk para korban dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Informasi Tambahan

Operasional Stasiun Bekasi Timur telah kembali normal pasca kecelakaan. KAI Commuter mengimbau masyarakat yang kehilangan barang untuk segera menghubungi petugas di stasiun.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga