Jakarta - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis malam mengakibatkan sejumlah kawasan masih terendam banjir hingga siang hari ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan saat ini terdapat 17 rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan yang masih terdampak genangan.
Sebaran Genangan di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan, mengungkapkan bahwa genangan tersebut tersebar di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan dengan ketinggian air yang bervariasi. "BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 17 RT dan satu ruas jalan. Ketinggian air antara 30 hingga 120 cm," ujar Yohan dalam keterangan resminya pada Jumat (1/5/2026).
Di Jakarta Barat, genangan melanda 7 RT yang tersebar di Kelurahan Kedoya Selatan sebanyak 5 RT dan Kelurahan Kembangan Selatan sebanyak 2 RT. Ketinggian air di wilayah ini berkisar antara 30 hingga 50 cm. Sementara itu, di Jakarta Selatan terdapat 10 RT yang terdampak banjir, dengan rincian 1 RT di Kelurahan Cipulir, 8 RT di Kelurahan Pondok Pinang, serta 1 RT di Kelurahan Kebayoran Lama Utara. Ketinggian air di wilayah selatan mencapai 30 hingga 120 cm.
Yohan menjelaskan bahwa genangan ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi serta luapan Kali Pesanggrahan, Kali Angke, dan Kali Krukut. Selain permukiman warga, satu ruas jalan juga terpantau tergenang, yaitu Jalan Puri Kembangan di depan Sekolah Budi Murni, Kelurahan Kedoya Selatan, Jakarta Barat, dengan ketinggian air sekitar 20 cm.
Wilayah yang Sudah Surut dan Upaya Penanganan
BPBD DKI Jakarta juga mencatat sejumlah wilayah yang sebelumnya tergenang kini telah surut. Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Cilandak Barat, Cipedak, Pejaten Timur, Pondok Labu, Bintaro, Bidara Cina, Kampung Melayu, Balekambang, Cawang, hingga Cililitan.
Yohan menyebutkan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi di lapangan dan melakukan penanganan genangan bersama instansi terkait. "BPBD mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan dan berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi optimal," jelasnya.
Selain itu, BPBD bersama aparat wilayah juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Genangan ditargetkan dapat segera surut dalam waktu cepat. BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan dan berhati-hati saat beraktivitas. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi 24 jam.



