Banjir Hampir 2 Meter di Pela Mampang Jaksel Mulai Surut, 40 KK Terdampak
Banjir Hampir 2 Meter di Pela Mampang Jaksel Surut

Banjir Hampir Capai 2 Meter di Pela Mampang Jaksel Berangsur Surut

Banjir yang sempat mencapai ketinggian hampir 2 meter di kawasan Pela Mampang, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan, kini mulai berangsur surut. Kejadian ini menggenangi kediaman milik 40 Kepala Keluarga (KK) dan memicu proses evakuasi oleh petugas keamanan.

Ketinggian Air Turun Drastis

Menurut laporan dari Petugas PPSU Kelurahan Pela Mampang, Yanti, banjir mulai menggenangi sejak dini hari sekitar pukul 00.20 WIB akibat luapan Kali Mampang. Pada puncaknya, ketinggian air mencapai 190 centimeter, hampir menyentuh dua meter. Namun, hingga pukul 15.00 WIB, kondisi telah membaik dengan air surut hingga ketinggian 10 centimeter.

"Pas awal air masuk itu ketinggian 60 cm, kemudian bertahap naik, berangsur naik, sampai paling tinggi itu 190 cm, hampir dua meter. Untuk sampai saat ini di jam 15.00 WIB sudah agak surut, ketinggian di 10 cm," jelas Yanti saat ditemui di lokasi banjir pada Minggu (8/3/2026).

Dampak dan Upaya Evakuasi

Sebanyak 40 KK terdampak dalam kejadian ini, dengan tujuh orang mengungsi ke rumah kerabat. Kawasan yang terkena dampak meliputi 12 RT, dengan perkiraan sekitar 480 jiwa terpengaruh, terutama di Jalan Kadianti, Jalan Bank, Kawasan Podok Arya, dan Pasar Jagal.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa jalan utama warga masih digenangi air setinggi betis orang dewasa, sementara sejumlah warga sibuk membersihkan lumpur dan sampah yang masuk ke dalam rumah. Petugas kepolisian dan TNI berjaga di lokasi, menyiagakan perahu karet untuk proses evakuasi.

Brimob Polda Metro Jaya turun tangan membantu evakuasi warga yang terdampak. Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan adanya warga membutuhkan bantuan di kawasan Bangka VII. Mereka menyusuri area permukiman dengan ketinggian air mencapai sekitar dua meter di tengah pemukiman dan 1,2 meter di akses jalan keluar.

"Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir," ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto.

Kondisi Terkini dan Upaya Pemulihan

Meski banjir telah surut, warga masih banyak yang melakukan pembersihan. Yanti menambahkan, "Kondisi sekarang Alhamdulillah sudah surut, warga masih banyak yang bersih-bersih." Kejadian ini mengingatkan akan kerentanan kawasan tersebut terhadap banjir, terutama akibat luapan sungai di musim hujan.

Dengan surutnya banjir, diharapkan aktivitas warga dapat kembali normal, meski pemulihan penuh mungkin memerlukan waktu lebih lama. Upaya koordinasi antara pemerintah setempat dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.