Banjir di Babakan Madang Bogor Surut, Warga Bersihkan Sisa Lumpur
Banjir Babakan Madang Surut, Warga Bersihkan Lumpur

Banjir di Babakan Madang Bogor Surut, Warga Bersihkan Sisa Lumpur

Banjir yang sempat melanda dua desa di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah surut sejak Kamis (12/2/2026). Kondisi ini memberikan kelegaan bagi warga yang terdampak, meski pekerjaan pembersihan masih berlangsung intensif.

Pembersihan Pasca-Banjir Dimulai

Pantauan di lapangan pada Jumat (13/2/2026) menunjukkan, sejumlah warga di Desa Cijayanti, Babakan Madang, aktif membersihkan sisa-sisa lumpur yang masih menempel di sekitar rumah mereka. Mereka menggunakan peralatan sederhana seperti sekop, sapu, dan ember untuk mengangkat material yang terbawa aliran air.

Meski banjir telah surut, dampaknya masih terlihat jelas. Beberapa bangunan rumah warga mengalami kerusakan akibat genangan air dan belum sepenuhnya diperbaiki. Warga yang terdampak masih menempati rumah mereka sembari melakukan perbaikan bertahap.

Bantuan Tiba, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita baiknya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian banjir ini. Bantuan dari berbagai instansi telah tiba sejak Kamis, memberikan dukungan langsung kepada warga.

Bantuan yang diberikan mencakup:

  • Paket makanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
  • Air bersih untuk konsumsi dan sanitasi
  • Pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penyakit pasca-banjir

Upaya Normalisasi untuk Mencegah Terulang

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan, pihaknya telah mengambil langkah penanganan awal. "Cijayanti sendiri itu setiap hujan deras air meluap lalu masuk ke jalan. Maka beberapa alat berat milik Dinas PUPR, sudah kita geser ke waduk atau situ," kata Rudy kepada wartawan.

Dia menekankan bahwa normalisasi sungai dan situ akan segera dilakukan, meski kewenangan teknis berada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). "Walaupun kewenangan ada di BBWS, tapi karena menyangkut keselamatan orang banyak, maka kami Pemkab Bogor mengambil alih apa yang bisa kami lakukan terlebih dahulu," ujarnya.

Rudy juga mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Bogor. Oleh karena itu, drainase yang tersumbat akan diperbaiki secara menyeluruh. "Sehingga kita lakukan normalisasi beberapa sungai dan situ, sehingga pada saat beberapa hari ke depan intensitas hujan masih tinggi, meminimalisir terjadinya banjir kembali. Termasuk drainase membuka drainase yang tertutup dan tersumbat, tidak hanya di Babakan Madang," tuturnya.

Upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir serupa di masa depan, memberikan perlindungan lebih baik bagi warga Babakan Madang dan sekitarnya.