Kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo yang terjadi pada Rabu, 29 April 2026, menimbulkan duka mendalam. Salah satu korban yang teridentifikasi adalah Adelia Rifani, seorang alumnus Universitas Brawijaya (UB) yang baru saja menyelesaikan studinya.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api di daerah Bekasi. KRL yang melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang bertabrakan dengan KA Argo Bromo yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras menyebabkan beberapa gerbong terguling dan menimbulkan korban jiwa.
Identitas Korban
Adelia Rifani diketahui sebagai penumpang KRL yang hendak pulang ke rumahnya di Bekasi. Ia lulus dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UB pada tahun 2025 dan aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Keluarga dan teman-temannya sangat terpukul atas kepergiannya.
Tanggapan Pihak Kampus
Universitas Brawijaya melalui pihak humas menyampaikan belasungkawa mendalam. Rektor UB menyatakan bahwa pihak kampus akan memberikan dukungan kepada keluarga korban. Selain itu, rencananya akan diadakan doa bersama untuk almarhumah.
Proses Evakuasi
Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi korban. Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban jiwa masih terus bertambah. Proses identifikasi dilakukan di Rumah Sakit terdekat.
Imbauan Keselamatan
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan perjalanan kereta api. PT KAI mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu di perlintasan sebidang. Pemerintah juga diminta untuk meningkatkan sistem keselamatan perkeretaapian.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Adelia Rifani akan selalu dikenang sebagai pribadi yang cerdas dan baik hati.



