Petugas pemadam kebakaran (damkar) masih berjibaku memadamkan api di pabrik plastik di Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar). Penanganan kebakaran telah memasuki hari keempat sejak Senin (18/5/2026) lalu.
Proses Pendinginan Berlanjut
Petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta menyatakan bahwa pada hari ini, Jumat (22/5/2026), operasi pendinginan masih terus dilakukan. "Pendinginan hari ini masih operasi lanjutan," ujarnya.
Kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi pada Senin (18/5) sekitar pukul 14.31 WIB. Proses pemadaman api besar berhasil dilakukan, dan sejak pukul 16.20 WIB damkar memulai tahap pendinginan.
Pada proses pendinginan, petugas terus menyemprotkan air ke material di dalam bangunan. Mereka menyisir sisa bara api dan mengurai material yang berpotensi memicu penyalaan kembali. Luas area yang terbakar mencapai sekitar 1.000 meter persegi.
Kendala Pemadaman
Petugas mengungkapkan bahwa kendala utama adalah luasnya area yang terbakar dan banyaknya material mudah terbakar di dalam pabrik plastik. "Kendalanya, area yang terbakar luas dan termasuk bahan bakarnya sulit untuk bisa langsung padam juga," jelasnya.
Untuk mempercepat proses, damkar mengerahkan 4 unit mobil pemadam dan 20 personel pada hari ini. Sebelumnya, damkar juga menggunakan robot untuk menyusuri bagian dalam bangunan guna mengantisipasi gas berbahaya dan potensi bahaya lainnya.
Lokasi dan Kronologi
Pabrik plastik dan gudang yang terbakar berlokasi di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, RT 06 RW 04, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng. Berdasarkan kronologi, seorang karyawan yang sedang bekerja melihat api sudah membesar di dalam gudang penyimpanan kardus dan plastik. Karyawan tersebut melapor kepada security dan mencoba memadamkan dengan APAR, lalu security menghubungi pemadam kebakaran.
Akibat kejadian ini, tiga orang mengalami luka-luka, terdiri dari dua petugas dan satu warga. Mereka telah mendapatkan penanganan medis.



