Niat Menolong Berujung Tragis, 2 Bocah SD Tewas Tenggelam di Waduk TNI AL Jakut
2 Bocah SD Tewas Tenggelam di Waduk TNI AL Jakut Saat Menolong

Niat Menolong Berujung Tragis, 2 Bocah SD Tewas Tenggelam di Waduk TNI AL Jakut

Sebuah insiden memilukan terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (6/2/2026). Dua bocah sekolah dasar (SD) tewas tenggelam saat berenang di waduk belakang Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Komplek TNI AL Kodamar. Ironisnya, kedua korban tenggelam justru setelah berupaya menolong dua teman mereka yang lebih dulu hampir tenggelam di lokasi yang sama.

Kronologi Kejadian yang Memilukan

Menurut keterangan Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Keempat anak tersebut diketahui berenang tanpa pengawasan orang dewasa di area waduk tersebut. Korban berinisial RS (12 tahun), siswa kelas 6 SD, dan IAA (11 tahun), pelajar kelas 4 SD, bersama dua saksi berinisial PT dan TD awalnya berencana bermain ke waduk tersebut.

Mereka sempat menunggu IAA yang sedang melaksanakan piket pembersihan kelas di SDN 01 Kelapa Gading Barat selama kurang lebih 10 menit. Setelah itu, keempatnya berangkat bersama menuju lokasi. Sesampainya di waduk, mereka duduk sebentar sebelum akhirnya memutuskan untuk berenang di bagian pinggir waduk.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Upaya Penyelamatan yang Berakhir Tragis

Tiba-tiba, saksi PT dan TD hampir tenggelam. Dalam situasi panik tersebut, RS berhasil menyelamatkan PT. Sementara itu, IAA menolong TD dengan cara mengulurkan tangan dan menariknya ke pinggir waduk. Namun, setelah berhasil menolong kedua temannya, nasib malah berpaling pada kedua penolong tersebut.

"Kedua korban panik dan tidak bisa berenang lalu tenggelam," jelas Kiki Tanlim. IAA dan RS mendadak tertarik ke tengah waduk dan hilang dari pandangan. Melihat kejadian tersebut, saksi TD dan PT yang ketakutan langsung meninggalkan lokasi untuk melaporkan kejadian itu kepada orang tua korban.

Korban Ditemukan dan Dibawa ke Rumah Sakit

Pencarian kemudian dilakukan dan sekitar pukul 13.55 WIB, kedua korban berhasil ditemukan oleh orang tua mereka. "Kedua korban dibawa ke RS Islam Cempaka Putih untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya," tandas Kiki Tanlim. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden memilukan ini.

Kejadian ini mengingatkan kembali akan pentingnya pengawasan orang dewasa ketika anak-anak berada di dekat perairan, terutama di lokasi yang berpotensi berbahaya seperti waduk. Waduk belakang kompleks TNI AL tersebut ternyata menyimpan risiko yang tidak terduga bagi anak-anak yang tidak didampingi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga