Polda Metro Periksa Enam Influencer Terkait Kasus Hanania Travel
Polda Metro Periksa Enam Influencer Kasus Hanania Travel

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terus mendalami kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah yang melibatkan Hanania Travel. Sejumlah influencer dan publik figur yang diduga turut mempromosikan biro perjalanan tersebut mulai dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo mengungkapkan bahwa hingga saat ini, penyidik telah memeriksa enam orang influencer.

Pemeriksaan Influencer

Salah satu yang telah diperiksa adalah influencer Keanu Angelo pada Senin, 8 Juni 2026. Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB, dengan total 28 pertanyaan yang diajukan. Kemudian pada Rabu, 10 Juni 2026, penyidik memeriksa tiga influencer lainnya, yaitu Muhammad Thariq Halilintar, Aaliyah Massaid, dan Anwar Sanjaya. Pemeriksaan berlangsung lebih dari lima jam. Dari hasil pemeriksaan tersebut, Anwar Sanjaya menyerahkan uang sebesar Rp30 juta yang sebelumnya diterima dari pihak Hanania Travel. “Niat mengembalikan uang yang diterimanya sebesar Rp30 juta kepada penyidik dan sekarang sudah dilakukan penyitaan oleh penyidik,” ujar Tiksnarto.

Influencer yang Mangkir

Namun, tidak semua saksi memenuhi panggilan penyidik. Dua influencer, Karin Novilda atau yang lebih dikenal dengan Awkarin dan Faisal Bagus Ibrahim, mangkir tanpa memberikan konfirmasi. Penyidik berencana melayangkan panggilan kedua kepada keduanya. Selain itu, beberapa influencer meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemeriksaan Lanjutan

Pada Kamis, 11 Juni 2026, penyidik memeriksa komika Praz Teguh dan model Paula Verhoeven. Paula sebenarnya dijadwalkan diperiksa pada Jumat (12/6/2026), namun memilih hadir lebih awal dan permintaannya diterima penyidik. Sementara untuk Jumat (12/6/2026), penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima publik figur lainnya, yakni Roger Danuarta, Cut Meyriska, Sarah Gibson, Dara Arafah, dan Audrey Jesselyn. Menurut Andaru, sebagian dari mereka merupakan saksi yang sebelumnya meminta penjadwalan ulang dari jadwal pemeriksaan awal. “Ada Saudara RD, Saudari CM, kemudian SG, DA, dan AJ,” katanya.

Harapan Penyidik

Dia mengatakan, seluruh saksi yang dijadwalkan diharapkan dapat memenuhi panggilan pemeriksaan mulai pukul 10.00 WIB. Meski demikian, dia menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan akan memanggil saksi lain seiring perkembangan penyidikan. “Ini masih akan berkembang. Apabila ada pihak yang mengetahui peristiwa tersebut tentunya akan dimintai keterangannya,” ujar Andaru.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga