WNI di Perancis Rasakan Panas 36 Derajat Saat Gelombang Panas
WNI di Perancis Rasakan Panas 36 Derajat

Gelombang panas yang melanda Perancis turut dirasakan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di negara tersebut. Salah satunya adalah Arlita Ulya, seorang WNI yang kini tinggal di desa Albe, wilayah Alsace, timur laut Perancis. Ia tiba di desa tersebut pada awal Maret 2026 dan merasakan sendiri dampak gelombang panas yang melanda.

Suhu Capai 36 Derajat Celsius

Dalam wawancara pada Senin (29/6/2026), Arlita mengungkapkan bahwa suhu di tempatnya mencapai 35-36 derajat Celsius. "Di tempatku ini panasnya antara 35-36 derajat celsius. 10 harian terakhir, itu yang panas banget," kata dia. Ia menambahkan bahwa ini adalah kali kedua ia datang ke Perancis. Sebelumnya, pada Agustus 2025, ia juga berkunjung saat musim panas.

Dampak Gelombang Panas

Gelombang panas yang berkepanjangan ini tidak hanya dirasakan oleh Arlita, tetapi juga oleh masyarakat setempat. Suhu ekstrem ini mempengaruhi aktivitas sehari-hari, seperti bekerja dan beristirahat. Meskipun demikian, Arlita belum menyebutkan adanya dampak serius seperti kebakaran hutan atau gangguan kesehatan massal di wilayahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Gelombang panas di Perancis merupakan fenomena yang kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan perubahan iklim global. Pemerintah Perancis telah mengeluarkan peringatan dan imbauan kepada warga untuk menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat suhu puncak.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga