Virus Hanta Menular dari Tikus ke Manusia Lewat Debu Terkontaminasi
Virus Hanta Menular Lewat Debu Terkontaminasi Tikus

Penularan Virus Hanta Melalui Debu Terkontaminasi

Virus hanta dapat menular dari tikus ke manusia melalui debu yang terkontaminasi urine, feses, atau air liur tikus yang mengering. Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menjelaskan bahwa penularan utama virus hanta terjadi ketika seseorang menghirup aerosol dari debu yang sudah terkontaminasi kotoran atau cairan tubuh tikus yang terinfeksi.

Mekanisme Penularan

"Hantavirus pulmonary syndrome ini adalah penyakit zoonosis dari keluarga hantavirus. Cara penularan utamanya itu inhalasi aerosol, jadi terhirup dari debu urine yang mengering, feses tikus, ataupun air liur tikus yang sakit," kata Dicky dikutip dari Antara, Rabu (6/5/2026).

Kontak dengan Permukaan Terkontaminasi

Dicky menambahkan, virus hanta juga dapat menginfeksi manusia melalui kontak dengan urine atau kotoran tikus pada permukaan tertentu. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan sangat penting untuk mencegah penyebaran virus ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Virus hanta diketahui dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS) yang serius pada manusia. Gejala awal mirip flu, namun dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan berat. Masyarakat diimbau untuk menghindari paparan terhadap tikus dan kotorannya, serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga