Kekhawatiran global terhadap penyebaran hantavirus kembali meningkat setelah seorang penumpang asal Perancis dilaporkan menunjukkan gejala terinfeksi saat berada dalam penerbangan repatriasi. Penumpang tersebut merupakan bagian dari kelompok yang dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius yang tengah dilanda wabah mematikan.
Konfirmasi Perdana Menteri Perancis
Perdana Menteri Perancis, Sebastien Lecornu, mengonfirmasi bahwa salah satu dari lima warga negara Perancis yang dievakuasi dari kapal tersebut mulai menunjukkan gejala selama perjalanan menuju Paris pada Minggu (10/5/2026). Lecornu menyatakan bahwa individu tersebut beserta penumpang lainnya telah ditempatkan dalam isolasi ketat untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Langkah Isolasi dan Pengawasan
Pemerintah Perancis segera mengambil tindakan dengan menempatkan seluruh penumpang yang dievakuasi dalam karantina di fasilitas khusus. Tim medis terus memantau kondisi mereka dan melakukan tes untuk memastikan diagnosis yang akurat. Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran bahwa hantavirus dapat menyebar dengan cepat melalui kontak dekat.
Hantavirus dikenal sebagai virus yang ditularkan melalui tikus dan dapat menyebabkan penyakit paru-paru yang serius pada manusia. Gejala awal mirip flu, seperti demam, nyeri otot, dan kelelahan, yang kemudian dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan akut. Wabah di kapal pesiar MV Hondius telah menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang dan awak kapal.
Respons Internasional
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan peringatan kepada negara-negara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus melalui perjalanan internasional. Negara-negara yang memiliki rute penerbangan dari daerah terdampak diminta untuk memperketat pemeriksaan kesehatan di bandara.
Kejadian ini menambah daftar panjang tantangan kesehatan global yang muncul dari industri pelayaran. Kapal pesiar sering menjadi tempat penyebaran penyakit karena ruang tertutup dan mobilitas penumpang yang tinggi. Pihak berwenang terus bekerja sama dengan operator kapal untuk memastikan protokol kesehatan yang ketat diterapkan.



