Waspada Bencana Hidrometeorologi, Hujan Lebat Ancam Jakarta Hingga 20 Februari 2026
Hujan Lebat Ancam Jakarta Hingga 20 Februari 2026

Waspada Bencana Hidrometeorologi, Hujan Lebat Ancam Jakarta Hingga 20 Februari 2026

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku hingga periode 20 Februari 2026. Dalam periode ini, wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti genangan dan banjir.

Informasi Berdasarkan Data BMKG

Informasi ini disampaikan BPBD DKI Jakarta melalui unggahan resmi di laman Instagram @bpbddkijakarta, yang mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). "Peringatan dini cuaca hujan dengan intensitas sedang-sangat lebat di wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu," demikian keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip pada Rabu, 18 Februari 2026.

Imbauan untuk Meningkatkan Kewaspadaan

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak bencana. Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem, kata pihak BPBD. Warga dihimbau untuk menyiapkan perlengkapan dasar, antara lain:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Payung atau jas hujan
  • Tas siaga bencana

Pemantauan dan Pelaporan Secara Daring

Masyarakat dapat memantau tinggi muka air (TMA) secara daring melalui laman resmi BPBD DKI Jakarta di bpbd.jakarta.go.id/waterlevel. Informasi banjir terkini juga tersedia melalui situs pantauanjir.jakarta.go.id, yang menampilkan peta banjir berbasis RT. Selain itu, warga diajak untuk berpartisipasi aktif melaporkan potensi genangan atau banjir melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini). Pembaruan informasi secara berkala dinilai penting untuk mempercepat respons penanganan di lapangan.

Langkah Darurat yang Harus Dilakukan

BPBD menekankan bahwa jika menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, masyarakat harus segera menghubungi call center Jakarta siaga 112. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dari cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersiap dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di Jakarta.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga