Banyak masyarakat yang masih bingung memilih antara susu pasteurisasi dan susu UHT. Ahli gizi pun memberikan penjelasan mengenai perbedaan kedua jenis susu tersebut serta mana yang lebih baik untuk dikonsumsi.
Apa Itu Susu Pasteurisasi?
Susu pasteurisasi adalah susu yang dipanaskan pada suhu sekitar 72 derajat Celcius selama 15 detik. Proses ini bertujuan untuk membunuh bakteri patogen tanpa merusak kandungan nutrisi secara signifikan. Susu pasteurisasi biasanya memiliki masa simpan yang lebih pendek, yaitu sekitar 7-10 hari dalam lemari es.
Apa Itu Susu UHT?
Susu UHT (Ultra High Temperature) dipanaskan pada suhu sangat tinggi, yaitu sekitar 135-150 derajat Celcius selama 2-5 detik. Proses ini membunuh semua mikroorganisme, sehingga susu UHT dapat bertahan hingga berbulan-bulan tanpa perlu disimpan di lemari es sebelum dibuka.
Perbedaan Kandungan Nutrisi
Menurut ahli gizi, perbedaan utama antara susu pasteurisasi dan UHT terletak pada kandungan vitamin. Proses pemanasan UHT yang lebih tinggi dapat mengurangi kadar beberapa vitamin, terutama vitamin B12 dan vitamin C. Namun, perbedaan ini tidak signifikan dan kedua jenis susu tetap menjadi sumber kalsium dan protein yang baik.
Mana yang Lebih Baik?
Ahli gizi menegaskan bahwa tidak ada satu pun yang secara mutlak lebih baik. Pilihan tergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing individu. Susu pasteurisasi lebih cocok bagi mereka yang menginginkan rasa lebih segar dan kandungan vitamin yang sedikit lebih tinggi. Sementara itu, susu UHT lebih praktis karena daya tahannya yang lama dan tidak memerlukan pendinginan sebelum dibuka.
Bagi ibu hamil, anak-anak, dan lansia, ahli gizi menyarankan untuk memilih susu pasteurisasi jika memungkinkan, karena kandungan vitaminnya lebih terjaga. Namun, jika akses ke lemari es terbatas atau membutuhkan susu tahan lama, susu UHT tetap menjadi pilihan yang baik.
Tips Memilih Susu yang Tepat
- Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan cara penyimpanan.
- Pilih susu yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi harian.
- Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Kesimpulannya, baik susu pasteurisasi maupun UHT sama-sama bermanfaat. Yang terpenting adalah memilih susu yang sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan kesehatan Anda.



