Menu Sahur yang Bikin Tahan Lapar Seharian, Ini Kata Ahli Gizi UGM
Ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan panduan penting untuk menyusun menu sahur yang efektif dalam menahan lapar sepanjang hari selama bulan puasa. Menurut para pakar, kunci utamanya terletak pada pemilihan bahan makanan yang kaya serat, protein, dan karbohidrat kompleks, serta pengaturan waktu makan yang optimal.
Nutrisi Penting untuk Sahur yang Tahan Lama
Dalam penjelasannya, ahli gizi UGM menekankan bahwa menu sahur sebaiknya mengandung kombinasi nutrisi yang seimbang. Karbohidrat kompleks, seperti yang ditemukan dalam nasi merah, oat, atau roti gandum, dapat melepaskan energi secara perlahan, sehingga membantu menjaga stamina dan mengurangi rasa lapar. Selain itu, protein dari sumber seperti telur, daging tanpa lemak, atau kacang-kacangan berperan dalam memperbaiki jaringan tubuh dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama.
Serat dari sayuran dan buah-buahan juga sangat dianjurkan, karena dapat memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah yang cepat. Ahli gizi menambahkan bahwa hidrasi yang cukup dengan air putih atau minuman tanpa gula sebelum imsak juga penting untuk mencegah dehidrasi di siang hari.
Waktu dan Porsi yang Tepat untuk Sahur
Selain komposisi nutrisi, waktu makan sahur juga memegang peranan krusial. Ahli gizi UGM menyarankan untuk mengonsumsi sahur mendekati waktu imsak, agar tubuh memiliki cadangan energi yang lebih segar untuk digunakan sepanjang hari. Porsi makan sebaiknya tidak berlebihan, tetapi cukup untuk memenuhi kebutuhan kalori harian, dengan fokus pada kualitas makanan daripada kuantitas.
Berikut adalah beberapa contoh menu sahur yang direkomendasikan:
- Nasi merah dengan lauk ikan panggang dan sayur bayam.
- Oatmeal yang dicampur dengan buah-buahan segar dan kacang almond.
- Roti gandum isi telur rebus dan selada, disertai segelas susu rendah lemak.
Ahli gizi juga mengingatkan untuk menghindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh, karena dapat menyebabkan rasa lapar lebih cepat dan berdampak negatif pada kesehatan. Dengan menerapkan tips ini, diharapkan umat Muslim dapat menjalani puasa dengan lebih nyaman dan produktif, tanpa terganggu oleh rasa lapar yang berlebihan.