Hati-hati, Menimbun Barang Bisa Jadi Tanda Gangguan Mental Hoarding Disorder
Apakah Anda sering menimbun barang di kamar atau rumah hingga ruangan terasa sumpek dan sesak? Kebiasaan ini mungkin lebih dari sekadar perilaku malas atau abai terhadap kebersihan. Menurut ahli, hal tersebut bisa menjadi indikasi gangguan mental yang dikenal sebagai hoarding disorder.
Fenomena Menimbun Barang yang Perlu Diwaspadai
Banyak orang menyimpan barang dengan berbagai alasan, seperti menganggap barang tersebut akan berguna di masa depan, sebagai pengingat peristiwa tertentu, untuk menciptakan rasa aman, atau bahkan merasa stres saat harus membuangnya. Namun, ketika kebiasaan ini berlebihan dan mengganggu kehidupan sehari-hari, itu bisa menjadi tanda masalah kesehatan mental.
dr Yusuf Ryadi, MKM, dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, menegaskan bahwa fenomena penghuni rumah atau kontrakan yang menimbun sampah atau barang tidak seharusnya langsung dianggap sebagai perilaku malas. "Ini adalah gangguan mental yang memerlukan pemahaman dan penanganan yang tepat," ujarnya.
Mengenal Hoarding Disorder Lebih Dalam
Hoarding disorder adalah kondisi di mana seseorang kesulitan membuang atau berpisah dengan barang-barang, terlepas dari nilai sebenarnya. Gangguan ini dapat menyebabkan:
- Penumpukan barang hingga memenuhi ruangan
- Gangguan dalam aktivitas sehari-hari
- Masalah kesehatan dan keamanan lingkungan
- Isolasi sosial akibat rasa malu atau kekacauan
Menurut dr Yusuf, penting untuk membedakan antara kebiasaan menimbun yang wajar dengan yang sudah masuk kategori gangguan. "Hoarding disorder seringkali dikaitkan dengan kecemasan, depresi, atau trauma masa lalu," jelasnya. Penanganannya membutuhkan pendekatan psikologis dan dukungan dari lingkungan sekitar.
Langkah-Langkah untuk Mengatasi Hoarding Disorder
Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan gejala hoarding disorder, ada beberapa langkah yang dapat diambil:
- Konsultasi dengan profesional kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater
- Terapi perilaku kognitif untuk mengubah pola pikir tentang barang
- Dukungan keluarga dan teman dalam proses pembersihan bertahap
- Pendidikan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keteraturan ruangan
Dengan pemahaman yang baik, hoarding disorder dapat dikelola sehingga tidak mengganggu kualitas hidup. Kesadaran akan gangguan ini adalah langkah awal untuk mencari bantuan dan solusi yang tepat.



