KOMPAS.com - Laporan mengenai temuan kanker serviks pada puluhan perempuan di Kota Malang berdasarkan deteksi dini sepanjang 2025 sedang ramai diperbincangkan publik. Pembahasan ini salah satunya dipicu oleh unggahan akun @rum******** pada Rabu, 22 April 2026.
Data Skrining Kanker Serviks
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, tercatat sekitar 50 kasus kanker serviks terdeteksi melalui program skrining pada tahun 2025. Seluruh kasus positif tersebut, menurut Kepala Dinkes Kota Malang Husnul Muarif, masih berada pada grade 1 sehingga dapat langsung ditangani di puskesmas melalui prosedur cryotherapy tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit.
Penanganan Awal
Cryotherapy merupakan metode pengobatan dengan cara membekukan sel-sel abnormal menggunakan suhu sangat rendah. Dengan penanganan dini ini, pasien dapat terhindar dari perkembangan kanker yang lebih parah. Dinkes Kota Malang terus menggencarkan program skrining sebagai upaya deteksi dini kanker serviks.
Edukasi Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi, terutama bagi perempuan yang sudah aktif secara seksual. Deteksi dini menjadi kunci utama dalam menekan angka kematian akibat kanker serviks. Program skrining ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak perempuan di Kota Malang.



