Ilmuwan Kembangkan Vaksin Hantavirus Usai 3 Tewas di Kapal Pesiar
Ilmuwan Kembangkan Vaksin Hantavirus Usai 3 Tewas

Tim ilmuwan internasional tengah berupaya mengembangkan vaksin untuk melawan hantavirus, menyusul insiden yang menewaskan tiga orang di sebuah kapal pesiar yang melintasi Samudra Atlantik. Kapal pesiar MV Hondius dilaporkan berlayar dari Argentina pada April 2026, dan di tengah perjalanan terjadi tiga kasus kematian akibat infeksi hantavirus.

Upaya Pengembangan Vaksin

Profesor Kimia dari Universitas Bath, Asel Sartbaeva, bersama para ahli dari Amerika Serikat dan Afrika Selatan, saat ini sedang mengerjakan vaksin untuk penyakit tersebut. "Jelas, mengembangkan vaksin akan sangat luar biasa karena dengan begitu kita dapat mencegah terjadinya penyakit ini atau setidaknya mengurangi dampak buruk dari infeksi tersebut," ujarnya, seperti dilansir dari BBC pada Kamis (7/5/2026).

Kolaborasi Global

Penelitian ini melibatkan kolaborasi lintas negara untuk mempercepat penemuan vaksin yang efektif. Hantavirus dikenal sebagai penyakit yang dapat menyebabkan sindrom paru-paru hantavirus (HPS) dengan tingkat kematian yang tinggi. Tim peneliti berharap vaksin ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mencegah wabah serupa di masa depan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Insiden di MV Hondius menjadi pengingat akan bahaya hantavirus yang dapat menyebar melalui hewan pengerat. Kapal tersebut dilaporkan melakukan karantina setelah kasus kematian terjadi, dan penumpang lainnya dipantau secara ketat. Pengembangan vaksin ini diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi mereka yang berisiko tinggi terpapar virus.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga