Mekkah, Arab Saudi – Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan bahwa kondisi kesehatan para jemaah haji pada tahun 2026 secara umum berada dalam keadaan stabil dan terkendali. Tidak ada laporan mengenai wabah penyakit atau ancaman kesehatan besar selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung.
Pernyataan Juru Bicara Kemenkes Saudi
Juru bicara Kementerian Kesehatan, Abdulaziz Abdulbaqi, menyatakan bahwa keberhasilan ini didukung oleh sistem layanan kesehatan yang terintegrasi dan sangat efisien. “Tidak ada wabah penyakit atau ancaman kesehatan signifikan yang dilaporkan, berkat sistem layanan kesehatan yang maju dan sangat efektif,” ujarnya dalam konferensi pers di Mekkah, Rabu (27/5/2026), seperti dikutip dari Saudi Gazette.
Layanan Kesehatan yang Diberikan
Abdulbaqi menjelaskan bahwa hingga tanggal 10 Dzulhijjah, total layanan kesehatan yang telah diberikan kepada para jemaah melampaui 1,2 juta layanan. Layanan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pemeriksaan rutin hingga penanganan darurat.
Pemerintah Arab Saudi terus berupaya memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah selama menjalankan ibadah haji. Sistem kesehatan yang diterapkan dinilai mampu mengantisipasi dan menangani berbagai kemungkinan masalah kesehatan dengan cepat dan tepat.
Dengan kondisi yang stabil ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar hingga akhir musim haji tahun 2026.



