KOMPAS.com - Dapur yang terlihat bersih belum tentu bebas dari semut. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari justru dapat mengundang semut datang dan bersarang. Jika dibiarkan, semut bukan hanya mengganggu, tetapi juga dapat mencemari makanan dan sulit dibasmi karena datang dalam jumlah banyak.
Kebiasaan yang Tidak Disadari Mengundang Semut
Dikutip dari Better Homes and Gardens, Jumat (19/5/2026), berikut sejumlah kebiasaan yang dapat membuat semut diam-diam masuk ke rumah.
1. Mengabaikan Remah-remah dan Tumpahan
Meskipun ruang dapur tampak bersih, terkadang beberapa area seperti celah-celah kompor atau sudut lemari dapur dapat menyimpan remah-remah sisa makanan atau tumpahan sisa memasak. Semut memiliki indra penciuman yang tajam dan mampu mendeteksi partikel makanan kecil sekalipun. Oleh karena itu, membersihkan secara menyeluruh, termasuk area yang sulit dijangkau, sangat penting untuk mencegah kedatangan semut.
2. Membiarkan Piring Kotor Menumpuk
Piring kotor yang dibiarkan menumpuk di wastafel menjadi sumber makanan yang mudah diakses oleh semut. Sisa-sisa makanan pada piring, gelas, atau peralatan makan lainnya akan menarik perhatian semut. Segera cuci piring setelah digunakan atau setidaknya rendam dalam air sabun untuk mengurangi aroma makanan.
3. Tidak Menyimpan Makanan dengan Rapat
Makanan yang disimpan dalam kemasan terbuka atau wadah yang tidak kedap udara mudah tercium oleh semut. Gula, tepung, biskuit, dan makanan ringan lainnya harus disimpan dalam wadah tertutup rapat. Hal ini tidak hanya mencegah semut, tetapi juga menjaga kualitas makanan tetap baik.
4. Membiarkan Tempat Sampah Terbuka
Tempat sampah, terutama yang berisi sisa makanan, adalah surga bagi semut. Jika tempat sampah tidak ditutup rapat, aroma dari sisa makanan akan menyebar dan mengundang semut. Pastikan tempat sampah memiliki tutup yang rapat dan rutin dibersihkan untuk menghilangkan sisa-sisa yang menempel.
5. Tidak Membersihkan Tumpahan Cairan Manis
Tumpahan sirup, madu, atau minuman manis lainnya sering kali dianggap sepele dan hanya dilap sekilas. Namun, residu lengket yang tertinggal akan menjadi magnet bagi semut. Bersihkan tumpahan cairan manis dengan air sabun hingga benar-benar bersih dan kering.
Kebiasaan-kebiasaan di atas sering kali dilakukan tanpa sadar, tetapi dampaknya sangat besar terhadap keberadaan semut di dapur. Dengan mengubah kebiasaan tersebut, Anda dapat mengurangi risiko serangan semut dan menjaga dapur tetap bersih serta bebas hama.



