Konsumsi obat penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) secara sembarangan dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Hal ini diingatkan oleh Guru Besar Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Zullies Ikawati.
Pemilihan Obat Tidak Hanya Berdasarkan Dosis
Menurut Zullies, pemilihan obat asam lambung yang tepat tidak semata-mata hanya berdasarkan dosis. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan agar pengobatan efektif dan aman.
Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Obat
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan meliputi:
- Gejala yang dialami pasien
- Frekuensi kekambuhan penyakit
- Ada tidaknya luka pada saluran pencernaan
- Usia pasien
- Penyakit lain yang diderita
- Obat lain yang sedang dikonsumsi
Zullies menekankan bahwa idealnya penderita tidak terus-menerus menebak sendiri obat yang harus diminum. Konsultasi dengan dokter atau apoteker sangat dianjurkan untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.
“Karena itu, idealnya penderita memang tidak terus-menerus menebak sendiri obat yang harus diminum,” kata Zullies kepada Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).



