KOMPAS.com - Pascamenopause merupakan fase dalam kehidupan wanita yang ditandai dengan tidak adanya menstruasi selama 12 bulan berturut-turut. Menurut laporan dari Antara pada Rabu (17/6/2026), komplikasi yang sering dialami wanita pascamenopause meliputi pengeroposan tulang (osteoporosis), anemia, ketidakseimbangan hormon, hingga gangguan tidur. Untuk mencegah gejala-gejala tersebut, para wanita disarankan untuk mengonsumsi nutrisi yang tepat.
Pentingnya Nutrisi Pascamenopause
Ahli gizi dan nutrisi kesehatan masyarakat global serta pendidikan diabetes nasional Inggris Raya, Deepshika Jain, MSc, mengungkapkan bahwa ada lima makanan yang kaya akan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan wanita pascamenopause. Makanan-makanan ini dapat membantu mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.
Lima Makanan yang Direkomendasikan
- Kacang-kacangan dan biji-bijian: Sumber kalsium dan magnesium yang baik untuk kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
- Ikan berlemak seperti salmon dan sarden: Kaya akan asam lemak omega-3 yang membantu mengurangi peradangan dan menjaga keseimbangan hormon.
- Sayuran hijau gelap seperti bayam dan brokoli: Mengandung zat besi dan vitamin K yang penting untuk mencegah anemia dan menjaga kepadatan tulang.
- Produk susu rendah lemak atau alternatif nabati yang diperkaya kalsium: Mendukung kesehatan tulang dan gigi.
- Buah-buahan beri seperti blueberry dan stroberi: Kaya antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Dengan mengintegrasikan makanan-makanan ini ke dalam pola makan sehari-hari, wanita pascamenopause dapat mengurangi risiko komplikasi dan menjalani masa transisi ini dengan lebih sehat.



