Kisah Arifin, Penjual Es Krim Keliling yang Viral dengan Sapaan Ramah
Arifin, Penjual Es Krim Viral dengan Sapaan Ramah

Arifin, seorang penjual es krim keliling, berhasil mencuri perhatian wisatawan dengan sapaan khasnya. Duduk di bangku kayu panjang dengan senyum mengembang, ia tak henti menyapa setiap pengunjung yang melintas. "Es krim dulu, Kak!" serunya lantang namun ramah, membuat banyak orang tertarik untuk mendekat.

Dagangan Unik yang Menarik Perhatian

Di depannya terparkir sepeda motor hitam dengan kotak pendingin bertuliskan "Ice Cream Diamond" di bagian belakang. Deretan cone berwarna biru muda dan hijau mint tersusun rapi di depan, seolah mengundang siapa pun untuk mampir. Tak hanya itu, sebuah pipa paralon putih besar digunakan sebagai tempat sampah, dengan tulisan jenaka "is adem (dingin)" yang kerap mengundang senyum pengunjung.

Menurut Arifin, ide kreatif ini muncul dari keinginannya untuk membuat dagangannya lebih menarik. "Saya ingin pelanggan tidak hanya menikmati es krim, tapi juga merasakan pengalaman yang menyenangkan," ujarnya saat ditemui Kompas.com.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Viral di Media Sosial

Keunikan Arifin tak hanya berhenti di lapak. Sapaan ramahnya dan konsep dagangan yang kreatif membuat banyak pengunjung merekam momen tersebut dan membagikannya di media sosial. Tak butuh waktu lama, video-video tersebut viral dan membuat namanya dikenal luas. "Saya tidak menyangka akan viral. Tapi saya senang bisa menghibur orang," kata Arifin dengan rendah hati.

Sejak viral, jumlah pelanggan Arifin meningkat drastis. Ia bisa menjual hingga 200 cone es krim per hari, naik dari sebelumnya sekitar 50 cone. "Alhamdulillah, rezeki bertambah. Saya bersyukur," tambahnya.

Inspirasi bagi Pedagang Lain

Kisah Arifin menjadi inspirasi bagi pedagang kaki lima lainnya untuk lebih kreatif dalam berjualan. Seorang pengunjung, Rina, mengaku sengaja datang ke lokasi karena penasaran. "Saya lihat di TikTok, ternyata benar ramah dan unik. Es krimnya juga enak," ujarnya.

Arifin berharap usahanya terus berkembang dan bisa memberikan manfaat bagi orang lain. "Saya ingin membuka lapangan kerja bagi teman-teman yang membutuhkan," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga