Farid Stevy: Seni Kreatif Jadi Senjata Hadapi Upaya Pembungkaman Narasi Kritis
Vokalis grup musik FSTVLST, Farid Stevy, menegaskan bahwa upaya pembungkaman terhadap narasi kritis dalam masyarakat dapat dihadapi dengan pendekatan kreatif melalui karya seni. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Gaspol Goes to Campus yang berlangsung di Auditorium Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Atma Jaya Yogyakarta, pada Kamis, 26 Februari 2026.
Respons Terhadap Pertanyaan Mahasiswa
Farid Stevy, yang juga dikenal sebagai seniman visual, merespons pertanyaan dari seorang mahasiswa yang hadir mengenai pendapatnya jika musik atau lagu yang mengandung unsur kritik terhadap otoritas dibungkam. Ia menjelaskan bahwa dalam konteks tersebut, seni dan kreativitas berperan sebagai alat strategis untuk mencari celah dan mengatasi batasan-batasan yang timbul dari upaya pembungkaman.
Menurut Farid, karya seni tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi pribadi, tetapi juga sebagai medium yang mampu menembus hambatan sosial dan politik. Ia menekankan bahwa kreativitas dalam seni, termasuk musik, dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kritis secara halus namun efektif, tanpa harus terpaku pada bentuk-bentuk konvensional yang rentan terhadap sensor.
Pentingnya Inovasi dalam Seni
Farid lebih lanjut menguraikan bahwa inovasi dan pendekatan kreatif dalam seni sangat penting untuk menjaga keberlanjutan narasi kritis di tengah tantangan otoritas. Ia memberikan contoh bagaimana seniman dapat menggunakan metafora, simbolisme, atau teknik artistik lainnya untuk menyampaikan kritik tanpa secara langsung menghadapi risiko pembungkaman.
"Seni memiliki kekuatan untuk berbicara tanpa kata-kata yang eksplisit, memungkinkan kita untuk tetap kritis sekaligus aman," ujar Farid dalam sesi tanya jawab tersebut. Ia juga menyoroti peran komunitas seni dalam mendukung satu sama lain untuk menciptakan ruang yang lebih terbuka bagi ekspresi kritis.
Acara Gaspol Goes to Campus ini bertujuan untuk mendiskusikan isu-isu sosial dan politik melalui lensa seni dan kreativitas, dengan harapan dapat menginspirasi generasi muda untuk terlibat aktif dalam percakapan publik. Farid Stevy, melalui pengalamannya sebagai musisi dan seniman visual, menawarkan perspektif yang mendalam tentang bagaimana seni dapat menjadi alat perlawanan yang efektif terhadap upaya pembungkaman.
