Virgoun Ungkap Kelelahan Hadapi Polemik dengan Inara Rusli Demi Anak
Virgoun Lelah Hadapi Polemik dengan Inara Rusli Demi Anak

Penyanyi dan vokalis band Last Child, Virgoun, secara terbuka mengungkapkan rasa lelahnya yang mendalam dalam menghadapi berbagai polemik yang terus berlanjut dengan mantan istrinya, Inara Rusli. Meskipun sebelumnya ia berusaha untuk tidak ikut campur, situasi saat ini kembali menyeretnya ke dalam pusaran konflik yang tak kunjung usai.

Semua Dilakukan Demi Kebaikan Anak-Anak

Di tengah kelelahannya, Virgoun dengan tegas menegaskan bahwa seluruh tindakan dan perjuangannya saat ini semata-mata ditujukan untuk kepentingan terbaik anak-anak mereka. Ia menyatakan bahwa motivasi utamanya adalah memastikan kesejahteraan dan masa depan buah hatinya tetap terjaga dengan baik.

Keinginan untuk Hidup yang Lebih Stabil

Dalam pernyataannya, Virgoun mengungkapkan kerinduannya akan kehidupan yang lebih tenang dan stabil. Ia mengaku bahwa seharusnya dirinya tidak perlu lagi terlibat dalam masalah-masalah seperti ini, mengingat hidupnya sudah mulai menemukan keseimbangan pasca perceraian.

"Demi anak-anak. Saya benar-benar capek. Maksud saya, seharusnya saya sudah tidak mau lagi ikut-ikutan dalam masalah seperti ini. Hidup saya sudah mulai stabil, saya tidak ingin berurusan dengan hukum lagi dan segala macamnya, eh ternyata ada lagi masalah seperti ini," ujar Virgoun dengan nada yang terdengar penuh kelelahan.

Pertemuan di Kantor Komnas Perlindungan Anak

Pernyataan ini disampaikan Virgoun saat ditemui di Kantor Komnas Perlindungan Anak Indonesia yang berlokasi di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada hari Selasa tanggal 10 Februari 2026. Kehadirannya di lembaga tersebut semakin menguatkan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak perlindungan anak dalam dinamika hubungan pasca perceraian.

Virgoun tampak serius membahas berbagai persoalan yang dihadapinya, menunjukkan bahwa isu ini bukan sekadar konflik pribadi biasa, melainkan menyangkut aspek hukum dan perlindungan anak yang memerlukan penanganan khusus dari pihak yang berwenang.