Vicky Prasetyo Bantah Tuduhan Penipuan Pengadaan Audio Rp 213 Juta
Vicky Prasetyo Bantah Tuduhan Penipuan Audio Rp 213 Juta

JAKARTA, KOMPAS.com - Selebritas Vicky Prasetyo angkat bicara setelah dilaporkan ke Polda Jawa Timur atas dugaan penipuan pengadaan perangkat audio senilai Rp 213 juta. Pria bernama asli Hendrianto itu membantah tuduhan tersebut dan mempersoalkan kualitas barang yang dipasang di kafenya.

"Sound-nya (pelapor) kualitas buruk, saya bilang suruh ambil dari tempat saya," kata Vicky, Jumat (12/6/2026). Komedian sekaligus presenter itu mengaku sudah memerintahkan manajer kafenya untuk mengangkut kembali perangkat audio tersebut.

Vicky menjelaskan bahwa ia tidak pernah berniat menipu siapa pun. Menurutnya, perangkat audio yang dipasang di kafenya tidak sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan. Ia pun meminta pelapor untuk mengambil kembali barang tersebut dari tempatnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Saya sudah perintahkan manajer untuk mengangkut sound itu kembali. Saya tidak mau bertanggung jawab atas kualitas buruk," tegasnya.

Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan oleh seorang pengusaha audio ke Polda Jawa Timur. Pelapor mengklaim bahwa Vicky telah memesan perangkat audio senilai Rp 213 juta, namun tidak membayar sesuai kesepakatan. Vicky membantah tuduhan tersebut dan menganggapnya sebagai fitnah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Vicky berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus berlarut-larut di ranah hukum.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga