JAKARTA - Sebuah insiden yang melibatkan penyebaran rekaman CCTV dari sebuah museum dan kafe yang menampilkan Lisa, anggota grup musik terkenal BLACKPINK, telah memicu respons tegas dari kalangan industri hiburan. Delon Tio, salah satu produser film TYGO, secara resmi memberikan teguran tertulis melalui media sosialnya, menyoroti pelanggaran privasi yang terjadi.
Peringatan Keras untuk Pemilik Usaha
Delon Tio, melalui akun media sosial @delon_tio, dengan jelas menyampaikan pesannya kepada para pemilik usaha, terutama di sektor hospitality seperti kafe dan restoran. Ia menekankan bahwa menghargai privasi setiap pengunjung, termasuk selebritas, adalah hal yang mutlak dan tidak boleh dikompromikan.
"Jika ada tokoh terkenal datang ke tempat usaha Anda, mohon jangan merekam cuplikan dari CCTV tempat usaha Anda dan mempostingnya di media sosial untuk tujuan pemasaran Anda sendiri," tulis Delon dalam pernyataannya. Teguran ini muncul sebagai respons langsung terhadap video rekaman CCTV yang beredar luas di berbagai platform media sosial, menunjukkan Lisa BLACKPINK sedang berkunjung ke lokasi tersebut.
Dampak Negatif Penyebaran Rekaman
Penyebaran rekaman CCTV ini tidak hanya melanggar privasi pribadi Lisa, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran lebih luas mengenai etika bisnis dan keamanan data. Delon Tio mengingatkan bahwa tindakan seperti ini, terutama jika dilakukan untuk kepentingan pemasaran, dapat merusak reputasi usaha dan menciptakan preseden buruk dalam industri.
- Privasi selebritas seringkali diabaikan demi keuntungan viral di media sosial.
- Pemilik usaha perlu menyadari tanggung jawab mereka dalam melindungi data pengunjung.
- Penyalahgunaan CCTV untuk konten pemasaran dapat berujung pada konsekuensi hukum.
Insiden ini menggarisbawahi pentingnya regulasi dan kesadaran akan privasi di era digital, di mana rekaman CCTV dengan mudah dapat disalahgunakan. Delon Tio berharap tegurannya dapat menjadi pengingat bagi semua pelaku usaha untuk lebih berhati-hati dan menghormati hak privasi individu, tanpa memandang status sosial mereka.