Piche Kota Buka Suara Soal Tuduhan Pemerkosaan, Tegaskan Ikuti Proses Hukum
JAKARTA — Jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2025, Piche Kota, yang memiliki nama lengkap Petrus Yohanes Debrito Armando Djaga Kota, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan pemerkosaan yang dialamatkan kepadanya. Tuduhan tersebut menyangkut seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial AC yang berusia 16 tahun.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Piche Kota dengan tegas membantah semua tuduhan yang beredar. Ia juga menegaskan komitmennya untuk tetap mengikuti proses hukum yang sedang berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pernyataan Resmi di Media Sosial
Dalam pernyataannya yang dikutip pada Senin, 23 Februari 2026, Piche Kota menyampaikan, "Terkait pemberitaan yang sudah beredar sampai hari ini, saya sampai saat ini masih mengikuti proses hukum yang ada." Pernyataan ini menunjukkan bahwa ia secara aktif berpartisipasi dalam tahapan investigasi dan persidangan yang dilakukan oleh pihak berwajib.
Lebih lanjut, ia menambahkan penjelasan yang sangat jelas dan tegas, "Maka dengan itu saya ingin menjelaskan bahwa apa yang disangkakan dan dituduhkan kepada saya tidaklah benar." Kalimat ini menjadi bantahan langsung terhadap semua tudingan yang menyebutkan keterlibatannya dalam tindak pidana pemerkosaan terhadap siswi SMA tersebut.
Latar Belakang dan Dampak Publik
Piche Kota, yang dikenal publik setelah menjuarai Indonesian Idol 2025, kini menghadapi ujian berat di tengah karier musiknya yang sedang menanjak. Kasus ini telah menarik perhatian luas dari media dan masyarakat, mengingat popularitasnya sebagai figur publik dan sensitivitas isu yang diangkat.
Proses hukum yang disebutkan oleh Piche Kota kemungkinan melibatkan penyelidikan oleh kepolisian, pemeriksaan bukti, dan mungkin persidangan di pengadilan. Ia tampaknya berusaha untuk menjaga transparansi dan kooperatif dengan otoritas yang berwenang, sambil mempertahankan integritasnya di mata publik.
Masyarakat kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus ini, sementara Piche Kota tetap fokus pada jalur hukum yang tersedia. Pernyataan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan sambil menunggu keputusan resmi dari proses peradilan yang sedang berlangsung.