Nana After School Tegaskan Penolakan Hadir Sebagai Saksi di Persidangan Kasus Perampokan
Nana After School, seorang selebritas yang menjadi korban perampokan di rumahnya, secara resmi menyatakan tidak akan hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus tersebut. Keputusan ini disampaikan melalui perwakilan hukumnya yang telah mengajukan surat penolakan hadir sebagai saksi pada tanggal 20 Februari 2026.
Surat Penolakan Diajukan ke Pengadilan Distrik Uijeongbu
Surat penolakan tersebut diajukan ke Cabang Namyangju Pengadilan Distrik Uijeongbu, menandai langkah formal Nana After School untuk tidak terlibat langsung dalam proses persidangan. Meskipun demikian, kasus ini tetap berlanjut dengan terdakwa berinisial A yang didakwa atas tuduhan perampokan yang menyebabkan luka.
Dalam sidang perdana yang digelar pada 20 Januari 2026, terdakwa A hadir dengan mengenakan pakaian tahanan. Pada kesempatan itu, ia mengakui telah masuk ke rumah Nana After School menggunakan tangga, mengonfirmasi detail kejadian yang menjadi dasar dakwaan.
Latar Belakang Kasus dan Aktivitas Nana Setelah Insiden
Kasus perampokan ini telah menarik perhatian publik, terutama mengingat status Nana After School sebagai figur publik. Insiden ini terjadi sebelumnya, dan Nana After School dilaporkan telah kembali beraktivitas normal usai kejadian tersebut. Namun, keputusannya untuk tidak hadir sebagai saksi menunjukkan keinginan untuk menjaga privasi dan menghindari tekanan lebih lanjut terkait kasus hukum ini.
Persidangan diperkirakan akan terus berlanjut tanpa kehadiran Nana After School sebagai saksi, dengan fokus pada pembuktian terhadap terdakwa A. Pengadilan diharapkan dapat memproses kasus ini secara adil dan transparan, meskipun korban memilih untuk tidak memberikan kesaksian langsung.