Mahalini Sesali Tak Sempat Balas Chat Terakhir Vidi Aldiano Sebelum Meninggal
Mahalini Sesali Tak Balas Chat Terakhir Vidi Aldiano

Mahalini Ungkap Penyesalan Mendalam Tak Balas Pesan Terakhir Vidi Aldiano

Penyanyi Mahalini Raharja mengungkapkan penyesalan yang sangat dalam karena tidak sempat membalas pesan terakhir dari sahabat dekatnya, Vidi Aldiano, sebelum sang musisi meninggal dunia. Ungkapan hati ini disampaikan Mahalini saat melakukan ziarah ke makam Vidi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/3/2026).

Momen Ziarah yang Penuh Emosi

Dalam kunjungannya ke tempat peristirahatan terakhir Vidi Aldiano, Mahalini tampak haru dan sedih. Ia menyebut bahwa hal yang paling disesalinya adalah ketidakmampuannya untuk membalas chat terakhir dari Vidi. "Hal yang paling aku sesali, aku enggak sempat membalas chat-nya dia karena saat itu aku juga sedang banyak pekerjaan," ujar Mahalini, seperti dikutip dari tayangan Intens Investigasi pada Jumat (13/3/2026).

Kesibukan Jadwal Manggung Jadi Penyebab

Istri dari Rizky Febian itu menjelaskan bahwa pada saat menerima pesan tersebut, ia tengah disibukkan dengan berbagai jadwal manggung dan aktivitas profesional lainnya. Kesibukan ini membuatnya tidak langsung merespons pesan dari Vidi, yang kemudian ternyata menjadi pesan terakhir dari sahabatnya tersebut.

Mahalini baru menyadari pentingnya pesan itu setelah semuanya sudah terlambat. Ia mengaku bahwa pengalaman ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya menyempatkan waktu untuk orang-orang terdekat, meskipun dalam kesibukan yang padat sekalipun.

Vidi Aldiano, musisi dan penyanyi terkenal, meninggal dunia beberapa waktu lalu, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan penggemarnya. Hubungan persahabatan antara Mahalini dan Vidi telah terjalin sejak lama, dan kolaborasi terakhir mereka dalam dunia musik juga menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Kejadian ini mengingatkan banyak orang tentang betapa berharganya setiap momen dan komunikasi dengan orang tersayang. Mahalini berharap kisahnya dapat menjadi pengingat bagi publik untuk lebih menghargai waktu dan hubungan personal di tengah tuntutan kehidupan yang semakin sibuk.