Momen Unik Kate Middleton dan Putri Anne di Commonwealth Day: Topi Besar Ubah Salam Kerajaan
Upacara Commonwealth Day yang berlangsung di Westminster Abbey, London, menjadi sorotan publik setelah menampilkan momen tak terduga yang melibatkan Kate Middleton dan Putri Anne. Keduanya terlihat menyesuaikan cara salam mereka, yang dianggap sebagai pelanggaran kecil terhadap protokol kerajaan yang biasanya ketat.
Pelanggaran Protokol yang Santai dan Jenaka
Alih-alih bertukar cium pipi seperti yang lazim dilakukan dalam acara resmi kerajaan, Kate Middleton dan Putri Anne memilih salam yang lebih santai dan jenaka. Penyebab utamanya adalah topi besar yang dikenakan Kate Middleton, yang membuat prosesi salam tradisional menjadi tidak praktis.
Dalam prosesi tersebut, Kate Middleton tetap menunjukkan sikap formal dengan membungkuk dan mencium pipi Raja Charles III, sesuai dengan tata krama kerajaan. Namun, saat berhadapan dengan Putri Anne, situasinya berubah drastis.
Putri Anne dan Pilihan yang Praktis
Putri Anne, yang dikenal sebagai anggota keluarga kerajaan yang sangat menjunjung tinggi formalitas dan protokol, tampak memilih alternatif yang lebih praktis. Daripada harus membungkuk di bawah topi lebar yang dikenakan Kate Middleton, ia memutuskan untuk menyesuaikan salamnya.
Momen ini menjadi sorotan media karena menunjukkan fleksibilitas dalam menghadapi situasi yang tidak terduga, meskipun melibatkan aturan kerajaan yang biasanya kaku. Insiden kecil ini justru menambah warna humanis pada acara resmi tersebut.
Commonwealth Day sendiri adalah perayaan tahunan yang memperingati persatuan negara-negara Commonwealth, dengan keluarga kerajaan Inggris sering hadir sebagai simbol persatuan. Kejadian ini mengingatkan bahwa di balik formalitas, ada momen-momen spontan yang bisa terjadi.
