Fanny Kondoh Kenang Momen Terakhir Suami Sebelum Meninggal Saat Program Bayi Tabung
Fanny Kondoh, seorang selebgram dan istri dari mendiang Presiden Direktur Marugame Udon, Hajime Kondoh, membagikan kenangan mendalam tentang kepergian suaminya pada tahun 2024. Dalam momen yang penuh emosi, ia mengungkap bahwa mereka sedang berjuang untuk memiliki anak melalui program bayi tabung ketika tragedi itu terjadi.
Perjuangan Menanti Kehadiran Anak
Pasangan ini tengah menjalani proses panjang dan penuh harap dalam program bayi tabung, sebuah upaya yang membutuhkan ketabahan dan kesabaran. Fanny mengisahkan bahwa mereka belum mengetahui hasil pasti dari program tersebut karena belum melakukan pemeriksaan darah lebih lanjut. "Kita belum tahu, belum cek darah," ujarnya dalam sebuah sesi di platform FYP, menegaskan ketidakpastian yang mereka hadapi saat itu.
Momen Haru Tiga Jam Sebelum Kepergian
Namun, hanya tiga jam sebelum Hajime Kondoh mengembuskan napas terakhir, terjadi momen yang tak terlupakan bagi Fanny. Sang suami tiba-tiba menyentuh perutnya dengan lembut, sebuah gestur yang penuh makna di tengah perjuangan mereka untuk mendapatkan keturunan. Sentuhan ini menjadi kenangan terakhir yang mengharukan, mengukir kesan mendalam dalam hati Fanny sebagai simbol cinta dan harapan yang tak terucapkan.
Fanny Kondoh, yang dikenal aktif di media sosial, kini membagikan kisah ini sebagai bentuk penghormatan kepada suaminya. Hajime Kondoh, sebagai pemimpin Marugame Udon, meninggalkan warisan bisnis yang signifikan, namun momen pribadi ini mengungkap sisi lain dari kehidupan mereka yang penuh dengan impian keluarga. Cerita ini mengingatkan kita akan betapa rapuhnya kehidupan dan pentingnya menghargai setiap detik bersama orang terkasih, terutama di tengah perjuangan pribadi seperti program bayi tabung yang sarat dengan emosi dan harapan.