Alur Keluar Masuk Stasiun Pondok Cina Depok Dipindahkan, Akses Nyeberang Rel Ditutup
Depok - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melakukan perubahan signifikan pada alur pengguna di Stasiun Pondok Cina, Depok, yang mulai berlaku sejak Sabtu, 21 Februari 2026. Perubahan ini mengalihkan akses masuk kereta rel listrik (KRL) melalui bangunan baru di lantai 2 stasiun atau dari arah apartemen, menggantikan pintu timur yang sebelumnya digunakan.
Peningkatan Keselamatan dan Kenyamanan
Dalam keterangan resminya pada Minggu (22/2/2026), VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan mobilitas pengguna. "Terdapat perubahan alur bagi pengguna yang sebelumnya melakukan akses naik dan turun melalui pintu timur stasiun. Kini dialihkan melalui bangunan baru di lantai 2 Stasiun Pondok Cina atau dari arah bangunan apartemen," ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa akses pintu masuk dari Jalan Margonda kini berada sebelum pintu masuk lama, dengan banner bertuliskan 'Akses Masuk Gate Baru Stasiun Pondok Cina' sebagai penanda. Dengan perpindahan ini, penumpang KRL tidak lagi dapat langsung menyeberang rel kereta, karena jalur di pintu masuk lama telah ditutup menggunakan besi.
Fasilitas Pendukung untuk Aksesibilitas
Pengguna kini harus berjalan kaki memasuki apartemen untuk mencapai gate stasiun yang terletak di lantai 2. Akses ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk:
- Guiding block untuk tunanetra
- Eskalator dan lift untuk memudahkan lansia dan disabilitas
Karina menekankan bahwa penutupan passenger crossing yang melintasi jalur rel dilakukan demi keselamatan pengguna saat berpindah peron. "Hal ini dilakukan demi keselamatan saat pengguna akan berpindah peron, karena passenger crossing yang melintasi jalur rel akan ditutup untuk menjaga keselamatan pengguna," jelasnya.
Operasional Tetap Berjalan di Sisi Barat
Meskipun ada perubahan di sisi timur, pintu akses dari sisi barat Stasiun Pondok Cina tetap beroperasi normal dan melayani keluar masuk pengguna seperti biasa. KAI Commuter telah menyiapkan seluruh fasilitas pendukung, termasuk rambu petunjuk arah dan informasi di area stasiun, untuk membantu pengguna dalam menyesuaikan perjalanan mereka.
"KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna agar memperhatikan informasi yang telah disampaikan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mematuhi rambu dan penunjuk arah yang tersedia," tutur Karina.
Komitmen untuk Layanan yang Lebih Baik
Dengan penyesuaian ini, diharapkan mobilitas pengguna di Stasiun Pondok Cina dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman. Karina menutup pernyataannya dengan komitmen KAI Commuter untuk terus meningkatkan layanan serta fasilitas guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan.
Perubahan alur ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengoptimalkan sistem transportasi publik di wilayah Jabodetabek, khususnya dalam hal aksesibilitas dan keamanan penumpang.