UNICEF Indonesia Tunjuk Cinta Laura Kiehl sebagai Duta Nasional Baru
UNICEF Indonesia secara resmi telah menunjuk selebritas Cinta Laura Kiehl sebagai Duta Nasional yang baru. Penunjukan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen jangka panjang Cinta terhadap berbagai isu sosial, khususnya yang berdampak pada kesejahteraan anak-anak dan kaum muda di Indonesia.
Komitmen Jangka Panjang Cinta Laura Kiehl
Sebelum mengemban peran sebagai Duta Nasional, Cinta Laura Kiehl telah aktif mendukung sejumlah inisiatif UNICEF. Dia terlibat dalam berbagai kampanye penting, termasuk:
- Kampanye pencegahan perkawinan usia anak, yang bertujuan mengurangi praktik pernikahan dini di Indonesia.
- Pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak Indonesia, dengan fokus pada akses pendidikan yang berkualitas dan inklusif.
Komitmen ini menunjukkan dedikasi Cinta dalam memperjuangkan hak-hak anak dan kaum muda, yang sejalan dengan misi UNICEF untuk melindungi dan memajukan kesejahteraan mereka.
Kunjungan Lapangan ke Asmat, Papua
Sebagai bagian dari rangkaian penunjukan, pada akhir tahun 2025, Cinta Laura Kiehl melakukan kunjungan lapangan ke Asmat, Papua. Kunjungan ini bertujuan untuk:
- Memahami secara langsung kondisi anak-anak dan masyarakat di daerah tersebut.
- Mendukung program-program UNICEF yang berfokus pada kesehatan, pendidikan, dan perlindungan anak di Papua.
- Meningkatkan kesadaran publik tentang isu-isu sosial yang dihadapi oleh anak-anak di wilayah terpencil.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya UNICEF dalam menjangkau komunitas yang membutuhkan dan mendorong perubahan positif bagi masa depan anak Indonesia.
Penunjukan Cinta Laura Kiehl sebagai Duta Nasional UNICEF Indonesia menandai langkah penting dalam kolaborasi antara selebritas dan organisasi internasional untuk mengatasi tantangan sosial. Dengan pengaruhnya, Cinta diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap isu kesejahteraan anak dan kaum muda, serta mendorong aksi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.