Al Ghazali Beri Nasihat Perkawinan untuk Adik El Rumi Jelang Pernikahan
Al Ghazali Nasihati El Rumi Jelang Nikah dengan Syifa Hadju

Artis Al Ghazali memberikan nasihat perkawinan kepada sang adik, El Rumi, yang dalam waktu dekat akan menikah dengan aktris Syifa Hadju. Dalam pertemuan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Minggu (22/2/2026), Al menekankan pentingnya tanggung jawab sebagai seorang suami setelah menikah nanti.

Nasihat Simpel tentang Tanggung Jawab Suami

Al Ghazali menyampaikan bahwa nasihatnya kepada El Rumi bersifat sederhana namun mendasar. "Nasihatnya yang simpel-simpel aja. Harus tahu fitrahnya sebagai suami, harus menafkahi," kata Al Ghazali. Pernyataan ini menggarisbawahi peran tradisional suami dalam menyediakan kebutuhan keluarga, yang dianggap sebagai kewajiban utama dalam membangun rumah tangga yang stabil.

Pesan untuk Keharmonisan dan Kelanggengan

Selain soal tanggung jawab finansial dan peran sebagai pencari nafkah, Al Ghazali juga berpesan agar rumah tangga El Rumi kelak dapat langgeng hingga akhir hayat. Pesan ini mencerminkan harapan akan pernikahan yang tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga penuh dengan cinta, komitmen, dan ketahanan dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Dalam konteks ini, Al Ghazali menekankan bahwa pernikahan adalah perjalanan panjang yang membutuhkan usaha dari kedua belah pihak. Ia berharap El Rumi dan Syifa Hadju dapat membangun hubungan yang harmonis, saling mendukung, dan bertahan dalam suka dan duka.

Konteks Pernikahan yang Ditunggu-tunggu

Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju telah menjadi sorotan publik, dengan Al Ghazali sebelumnya menyebutkan bahwa acara tersebut akan berlangsung besar dan bisa mengundang hingga 2.000 orang. Hal ini menunjukkan skala dan antusiasme yang tinggi dari keluarga dan masyarakat terhadap pernikahan pasangan selebriti ini.

Nasihat dari Al Ghazali, sebagai kakak yang lebih berpengalaman, diharapkan dapat membimbing El Rumi dalam memasuki fase baru kehidupan sebagai suami. Dengan pesan yang jelas tentang tanggung jawab dan kelanggengan, Al Ghazali berperan sebagai mentor keluarga dalam momen penting ini.