Sastrawan kenamaan Indonesia, Eka Kurniawan, kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Ia diundang untuk menghadiri ajang bergengsi Moscow Book Tour 2026 yang berlangsung di Moskow, Rusia. Kehadiran Eka Kurniawan di acara ini menjadi bukti nyata bahwa sastra Indonesia semakin diakui dan diperhitungkan di dunia global.
Moscow Book Tour 2026: Panggung Sastra Dunia
Moscow Book Tour merupakan salah satu festival sastra terbesar di Eropa Timur yang menghadirkan para penulis, penerbit, dan pegiat sastra dari berbagai negara. Tahun ini, Eka Kurniawan menjadi salah satu pembicara utama yang mempresentasikan karya-karyanya serta berdiskusi tentang perkembangan sastra kontemporer Indonesia.
Dalam sesi diskusi yang digelar di Pusat Kebudayaan Moskow, Eka Kurniawan berbicara tentang pengaruh budaya lokal dalam tulisannya. Ia juga memperkenalkan novel-novel terjemahan berbahasa Rusia yang telah diterbitkan, termasuk Cantik Itu Luka dan Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Kedua novel tersebut mendapat sambutan hangat dari pembaca Rusia yang hadir.
Memperkuat Diplomasi Budaya
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui program diplomasi budaya mendukung penuh partisipasi Eka Kurniawan dalam ajang ini. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkenalkan kekayaan sastra Indonesia ke dunia internasional.
“Kehadiran Eka Kurniawan di Moscow Book Tour 2026 tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga membuka peluang kerja sama sastra antara Indonesia dan Rusia,” ujar perwakilan Kemendikbudristek. Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat ekosistem sastra nasional dan internasional.
Antusiasme Pembaca Rusia
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini dihadiri oleh puluhan pengunjung, termasuk mahasiswa, akademisi, dan pencinta sastra. Banyak di antara mereka yang antusias mengikuti sesi tanya jawab dengan Eka Kurniawan. Beberapa pengunjung mengaku sudah membaca karya-karya Eka dalam terjemahan Rusia dan sangat terkesan dengan gaya penceritaannya yang unik.
“Saya sangat menyukai novel Cantik Itu Luka. Ceritanya begitu kuat dan penuh emosi. Saya senang bisa bertemu langsung dengan penulisnya,” kata Maria, seorang mahasiswi sastra dari Universitas Negeri Moskow.
Eka Kurniawan: Duta Sastra Indonesia
Eka Kurniawan bukanlah nama asing di dunia sastra internasional. Karya-karyanya telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 30 bahasa dan mendapat berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Man Booker International Prize. Dengan kehadirannya di Moscow Book Tour 2026, ia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu sastrawan terkemuka dunia.
“Saya bangga bisa mewakili Indonesia di ajang ini. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa sastra Indonesia memiliki kualitas yang tidak kalah dengan sastra negara lain,” ujar Eka Kurniawan dalam sambutannya.
Keikutsertaan Eka Kurniawan di Moscow Book Tour 2026 diharapkan dapat menginspirasi penulis-penulis muda Indonesia untuk terus berkarya dan membawa sastra Indonesia ke panggung dunia. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Rusia.



