Gitaris legendaris God Bless, Ian Antono, mengungkapkan rasa kaget yang mendalam saat pertama kali menerima kabar meninggalnya rekan satu bandnya, Donny Fattah, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dalam kesedihan yang terasa, Ian mengisahkan bahwa sebelum kepergian Donny, mereka berdua sempat membuat janji untuk pergi ke rumah sakit bersama-sama pada hari yang sama.
Janji yang Tak Tersampaikan
Ian Antono menjelaskan bahwa rencana tersebut seharusnya terlaksana sekitar pukul 10.00 WIB. "Sebetulnya tadi saya jam 10.00 WIB itu janji memang ke rumah sakit. Cuma sebelum sampai, kami berangkat pagi-pagi dan akhirnya hanya mendapat kabar meninggal itu waktu di mobil," ujarnya dengan suara lirih saat ditemui di rumah duka di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, pada hari yang sama.
Kejutan yang Mendadak
Momen menerima kabar duka itu terjadi dalam perjalanan menuju rumah sakit, menambah beban emosional Ian. "Wah, kaget sekali kan. Baru tadi," tambahnya, menggambarkan betapa tiba-tiba dan mengejutkan berita tersebut bagi dirinya. Kehilangan Donny Fattah, yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan musik God Bless, tentu meninggalkan luka yang dalam bagi Ian dan seluruh anggota band.
Kepergian Donny Fattah ini tidak hanya menjadi duka bagi keluarga dan rekan-rekan musisi, tetapi juga bagi para penggemar setia God Bless yang telah mengikuti kiprah band ini selama puluhan tahun. Ian Antono, sebagai salah satu personel inti, kini harus menghadapi realita tanpa kehadiran sosok yang telah berbagi banyak kenangan di panggung musik Indonesia.
