BTS Pecahkan Rekor Kapasitas Penonton di Tottenham Hotspur Stadium London
BTS Pecahkan Rekor Kapasitas Penonton di Stadion London

BTS Cetak Sejarah Baru dengan Rekor Kapasitas Penonton di Stadion London

Grup musik fenomenal asal Korea Selatan, BTS, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah hiburan global. Mereka berhasil memecahkan rekor kapasitas penonton di Tottenham Hotspur Stadium yang terletak di London, Inggris. Stadion kebanggaan klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur, ini akan terisi hingga kapasitas tertinggi sepanjang sejarahnya saat BTS menggelar konser pada tanggal 6 dan 7 Juli 2026.

Pengumuman Resmi dari Live Nation UK

Pengumuman bersejarah ini disampaikan secara resmi oleh Live Nation UK melalui media sosial resmi mereka pada 6 Februari 2026. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa fandom setia BTS, yang dikenal sebagai ARMY, berhasil menciptakan "kapasitas penonton terbanyak untuk satu pertunjukan" di stadion tersebut. Prestasi ini menegaskan kembali pengaruh besar BTS dalam industri musik dunia dan dedikasi luar biasa dari para penggemar mereka.

Rekor ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi BTS dan ARMY, tetapi juga menandai momen penting dalam sejarah konser internasional. Tottenham Hotspur Stadium, yang dikenal dengan fasilitas modern dan kapasitas besar, kini mencatatkan nama BTS sebagai pemegang rekor baru. Konser yang dijadwalkan pada pertengahan 2026 tersebut telah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan media hiburan global, dengan tiket diperkirakan akan ludes dalam waktu singkat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dengan pencapaian ini, BTS semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu artis terbesar di dunia, yang mampu menarik perhatian jutaan penggemar dari berbagai belahan dunia. Konser di London ini diharapkan tidak hanya menjadi pertunjukan musik spektakuler, tetapi juga perayaan persatuan budaya melalui kekuatan musik K-pop.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga