JAKARTA, Nusantara Daily - Perang penawaran untuk film adaptasi novel laris "The Midnight Library" di pasar film Festival Cannes 2026 akhirnya berakhir dengan kemenangan Paramount Pictures. Studio raksasa Hollywood itu resmi mengamankan hak distribusi untuk Amerika Utara dan sejumlah wilayah internasional. Proyek ini merupakan adaptasi dari karya populer Matt Haig yang telah memikat jutaan pembaca di seluruh dunia.
Kesepakatan Bernilai Fantastis
Paramount berhasil mengalahkan dua pesaing berat, yaitu Focus Features dan Sony, yang juga dilaporkan bersaing ketat untuk mendapatkan hak distribusi Amerika Utara. Nilai transaksi yang disepakati mencapai 36 juta dollar AS, atau setara dengan Rp 585 miliar. Angka ini menjadikannya salah satu kesepakatan terbesar yang lahir dari pasar film Cannes tahun ini.
Proyek Adaptasi Bergengsi
"The Midnight Library" adalah novel yang menceritakan tentang seorang wanita yang menemukan perpustakaan ajaib yang memungkinkannya untuk mencoba berbagai versi kehidupan yang berbeda. Buku ini telah menjadi fenomena global dan diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa. Dengan akuisisi ini, Paramount menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan cerita-cerita berkualitas tinggi ke layar lebar.
- Paramount mengamankan hak distribusi Amerika Utara dan internasional.
- Focus Features dan Sony juga bersaing dalam perang penawaran ini.
- Nilai transaksi mencapai 36 juta dollar AS atau Rp 585 miliar.
Kesepakatan ini menjadi sorotan utama di Cannes, menegaskan daya tarik proyek adaptasi sastra di industri film global. Para penggemar novel kini menantikan bagaimana Paramount akan menghidupkan kisah inspiratif ini di layar lebar.



