ArtMoment 2026: Karya Srihadi dan Soedjojono Masih Membekas
ArtMoment 2026: Karya Srihadi dan Soedjojono Membekas

Jakarta – Meski telah berlalu lebih dari sepekan, pamor pameran seni ArtMoment 2026 masih terasa kuat. Acara yang digelar di Agora Mall, Jakarta, pada 5-7 Juni lalu itu menyajikan sederet karya seni rupa yang memukau para pengunjung.

Karya Maestro yang Menginspirasi

Dua nama besar dalam dunia seni rupa Indonesia, Srihadi Soedarsono dan S Soedjojono, turut memeriahkan ajang tersebut. Karya Srihadi berjudul "Bedhoyo Ketawang" dan lukisan "Potret Pertama Rose" karya Soedjojono menjadi sorotan utama. Keduanya dinilai mampu membawa penonton pada pengalaman estetik yang mendalam.

Kisah di Balik Lukisan Rose Pandanwangi

Lukisan "Potret Pertama Rose" memiliki cerita unik. Inspirasi karya ini datang dari istri Soedjojono, yang akrab disapa Pak Djon, yaitu Rose Pandanwangi. Rose merupakan seorang soprano terkenal pada era 1960-an. Kehadirannya dalam lukisan tersebut tidak hanya sebagai objek, tetapi juga sebagai simbol keindahan dan perjuangan seni.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menariknya, sosok Rose Pandanwangi tidak hanya abadi dalam kanvas. Beberapa bulan mendatang, kisahnya akan diangkat ke layar lebar dalam sebuah film biopik. Hal ini tentu menambah antusiasme para pecinta seni dan sejarah.

ArtMoment 2026 sendiri menjadi wadah bagi para seniman untuk menunjukkan karya terbaiknya. Pameran ini juga menjadi ajang apresiasi bagi publik untuk lebih mengenal seni rupa Indonesia. Kehadiran karya-karya legendaris seperti milik Srihadi dan Soedjojono membuktikan bahwa seni rupa klasik tetap relevan dan mampu bersaing di era modern.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga