Byeon Woo Seok Minta Maaf Lagi soal Kontroversi Drama Perfect Crown
Byeon Woo Seok Minta Maaf Lagi soal Perfect Crown

Aktor Byeon Woo Seok kembali menyampaikan permintaan maaf terkait kontroversi drama Perfect Crown yang dituding mengandung distorsi sejarah Korea. Pada 19 Mei 2026, ia menghadiri konferensi pers program varietas terbaru Jae Seok's B&B Rules! yang digelar di JW Marriott Dongdaemun, Seoul.

Permintaan Maaf di Konferensi Pers

Dalam kesempatan itu, Byeon Woo Seok secara langsung menyinggung polemik yang tengah ramai diperbincangkan publik. “Saya minta maaf atas isu yang baru-baru ini terjadi,” ujarnya dikutip pada Rabu (20/5/2026). Ia menambahkan bahwa ia sangat menyesali kontroversi yang muncul dan berharap dapat memperbaiki kesalahpahaman yang ada.

Byeon Woo Seok juga menekankan bahwa ia tidak bermaksud untuk mendistorsi sejarah Korea melalui perannya dalam drama tersebut. “Saya sebagai aktor hanya mengikuti naskah yang diberikan, namun saya akui ada kekurangan dalam pemahaman saya terhadap konteks sejarah. Untuk itu, saya meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan,” jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Reaksi Publik dan Industri

Kontroversi drama Perfect Crown telah memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar dan sejarawan. Banyak yang mengecam penggambaran peristiwa sejarah yang dianggap tidak akurat. Namun, ada pula yang membela Byeon Woo Seok dengan mengatakan bahwa aktor tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas konten naskah.

Pihak produksi drama sebelumnya juga telah mengeluarkan pernyataan resmi dan berjanji akan merevisi beberapa adegan yang dianggap bermasalah. Meskipun demikian, permintaan maaf Byeon Woo Seok kali ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dan membuka jalan bagi dialog yang lebih konstruktif.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
  • Byeon Woo Seok meminta maaf secara langsung di konferensi pers.
  • Ia mengakui kekurangan dalam pemahaman sejarah.
  • Pihak produksi berjanji merevisi adegan kontroversial.