Kondisi Kesehatan Waldjinah: Ratu Keroncong Indonesia Kini Gunakan Alat Bantu Jalan
Kondisi fisik Waldjinah, yang dikenal sebagai Ratu Keroncong Indonesia, saat ini tidak lagi sekuat seperti dulu. Pada bulan September 2025, legenda musik tersebut mengalami serangan stroke untuk kedua kalinya dalam hidupnya. Stroke ringan yang dialaminya telah memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan bergeraknya, sehingga ia tidak dapat beraktivitas dengan lincah seperti sebelumnya.
Alat Bantu untuk Mobilitas Sehari-hari
Untuk berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain di dalam rumah, Waldjinah kini harus mengandalkan bantuan walker. Sementara itu, ketika hendak beraktivitas di luar rumah, kursi roda menjadi alat bantu utama yang digunakannya. Perubahan ini menandai fase baru dalam kehidupan seniman senior tersebut, di mana mobilitas fisiknya menjadi lebih terbatas.
Dalam sebuah kesempatan pada Rabu sore, 21 Januari 2026, Waldjinah mengungkapkan kondisinya dengan jujur. "Kakinya sakit, enggak bisa mlaku (jalan). Kalau jalan sakit, jadi pakai kursi roda," ujarnya. Saat itu, ia dibantu oleh dua orang untuk dapat duduk dengan nyaman di kursi tamu, menunjukkan betapa seriusnya dampak stroke yang dialaminya.
Dampak Stroke Kedua pada Kehidupan Waldjinah
Stroke ringan yang terjadi untuk kedua kalinya ini telah mengubah rutinitas harian Waldjinah secara drastis. Sebagai seorang seniman yang biasanya aktif tampil dan berinteraksi dengan publik, kondisi kesehatan ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Meskipun demikian, semangat dan dedikasinya terhadap dunia keroncong Indonesia tetap tidak surut.
Peristiwa kesehatan ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kondisi fisik, terutama bagi para seniman senior yang telah memberikan kontribusi besar bagi kebudayaan Indonesia. Dukungan dari keluarga, kerabat, dan penggemar setia menjadi sangat berarti bagi Waldjinah dalam menjalani masa pemulihan ini.