Pramono Senang BTS Tambah Konser, Bukti Jakarta Dipercaya Dunia
Pramono: Tambahan Konser BTS Bukti Jakarta Dipercaya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kegembiraannya atas bertambahnya jadwal konser grup K-Pop BTS di Jakarta. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa ibu kota semakin dipercaya oleh dunia internasional. Kehadiran panggung-panggung dunia dinilai akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri konferensi pers Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Pramono menjelaskan bahwa Jakarta kini semakin sering dipercaya menjadi tuan rumah berbagai acara berskala internasional. Salah satu indikatornya adalah penambahan jadwal konser BTS yang semula hanya digelar selama dua hari menjadi tiga hari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Saya yang senang adalah sekarang orang mempunyai trust, kepercayaan kepada Jakarta. Sebagai contoh, besok walaupun nanti Desember ada K-pop, bintangnya K-pop dunia, BTS yang dulu hanya dua hari, tanggal 26-27 Desember, karena Jakarta dipercaya tambah satu hari menjadi 29. Jadi 26, 27, 29," kata Pramono.

Menurut Pramono, keputusan promotor untuk menambah hari konser menunjukkan bahwa Jakarta dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi penyelenggaraan acara internasional.

"Ini menunjukkan bahwa salah satu ukuran utamanya adalah ketika panggung-panggung dunia hadir di Jakarta dan mereka merasa aman, nyaman, dan sebagainya," ujarnya.

Pramono menilai kehadiran hiburan internasional tidak hanya berdampak pada sektor hiburan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi kota secara lebih luas. Mulai dari sektor perhotelan, transportasi, kuliner hingga usaha mikro akan ikut merasakan manfaatnya.

"Maka pasti kontribusi kepada ekonomi di Jakarta ini secara signifikan," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga membicarakan pentingnya ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi Jakarta. Ia menyebut perkembangan ekonomi digital dan kecerdasan buatan (AI) turut berperan dalam mengubah wajah kota-kota besar di dunia.

Karena itu, Pramono mendorong agar kegiatan yang mendukung sektor ekonomi kreatif seperti Jakarta Kreatif Festival dapat digelar lebih sering. "Kalau bisa kegiatan seperti ini jangan setahun sekali, makin sering makin baik," katanya.

Jakarta Kreatif Festival 2026 merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, serta pelaku ekonomi kreatif. Festival ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta yang pada triwulan I 2026 tercatat tumbuh 5,59%.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga