Penyanyi dangdut ternama Inul Daratista kembali menunjukkan kepedulian sosialnya yang mendalam dengan melaksanakan kegiatan berbagi kepada masyarakat di daerah kelahirannya, Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan tepat pada momen menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, yang menjadi tradisi rutin tahunan yang selalu dijalani oleh sang artis.
Ritual Tahunan Penuh Makna
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Inul Daratista dengan penuh semangat mengabarkan kedatangannya di kampung halaman. "Oke guys aku sudah di kampung halaman ini. Saatnya ritual sebelum Hari Raya. Tahun ini kayaknya lebih banyak, tiap tahun nambah terus. Ini ada 1.500 pack," ujar Inul dalam video yang diunggah pada Selasa, 17 Maret 2026.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmennya yang konsisten dalam berbagi kebahagiaan, dengan jumlah paket yang didistribusikan menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, mencerminkan semangatnya yang terus berkembang.
Isi Paket yang Lengkap dan Bantuan Tambahan
Inul Daratista menjelaskan dengan rinci bahwa setiap paket yang dibagikan berisi aneka kebutuhan pokok yang sangat diperlukan oleh keluarga. Paket-paket sembako tersebut disiapkan secara matang untuk memastikan dapat meringankan beban ekonomi warga, terutama dalam menyambut momen spesial Lebaran.
Selain paket sembako yang komprehensif, kegiatan amal ini juga mencakup pemberian bantuan tunai langsung kepada para penerima. Bentuk bantuan ganda ini dirancang untuk memberikan dukungan yang lebih menyeluruh dan fleksibel, memungkinkan warga untuk memenuhi berbagai kebutuhan lain di luar bahan pokok.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Tradisi tahunan yang dipegang teguh oleh Inul Daratista ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi telah menjadi bagian integral dari kehidupan sosial di Pasuruan. Kehadirannya secara langsung di lokasi pendistribusian menambah nilai personal dan kedekatan emosional dengan warga setempat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat, yang melihatnya sebagai contoh nyata kepedulian seorang figur publik terhadap akar budaya dan komunitas asalnya. Inisiatif seperti ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam aksi sosial, khususnya di momen-momen penting keagamaan seperti Idul Fitri.
