Wit Studio Minta Maaf atas Penggunaan AI dalam Anime Ascendance of a Bookworm
Wit Studio, studio anime besar yang terkenal dengan remake One Piece, secara resmi meminta maaf atas penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau AI dalam rilis terbarunya. Permintaan maaf ini terkait dengan anime Ascendance of a Bookworm Part 3: The Lord's Adopted Daughter yang tayang di platform streaming Crunchyroll.
Konfirmasi dan Penghapusan Konten AI
Pada hari Jumat, tanggal 10 April 2026, Wit Studio mengonfirmasi bahwa mereka telah menggunakan AI dalam pembukaan anime tersebut. Sebagai respons, studio tersebut dengan cepat mengambil tindakan dengan menghapus konten yang melibatkan AI tersebut dari rilis resminya. Langkah ini menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga kualitas dan integritas produksi anime tradisional.
Dalam pernyataan resminya, Wit Studio menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para penggemar dan penonton. Mereka mengakui bahwa meskipun tertarik pada teknologi baru dalam produksi video, pada prinsipnya, mereka tidak mengizinkan penggunaan AI generatif dalam semua karya mereka. Pengecualian hanya diberikan untuk karya eksperimental seperti Inu to Sh?nen, yang memang dirancang khusus untuk menguji teknologi tertentu tanpa mengganggu alur produksi utama.
Prinsip Produksi dan Dampaknya
Kebijakan ini menegaskan posisi Wit Studio sebagai studio yang menghargai seni dan kreativitas manusia dalam industri anime. Penggunaan AI dalam Ascendance of a Bookworm Part 3 dianggap sebagai kesalahan yang tidak disengaja, dan studio berjanji untuk lebih berhati-hati di masa depan. Insiden ini juga memicu diskusi lebih luas di komunitas anime tentang peran teknologi dalam produksi konten hiburan.
Dengan volume berita yang diperluas sekitar 20 persen, laporan ini memberikan gambaran mendalam tentang bagaimana studio besar menangani isu teknologi yang sensitif. Wit Studio berharap permintaan maaf dan tindakan korektif mereka dapat memulihkan kepercayaan dari para penggemar setia anime di seluruh dunia.



